Tampilkan postingan dengan label Perkapalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkapalan. Tampilkan semua postingan

JENIS JANGKAR KAPAL - www.asmarines.com

Halo temen-temen semua.. Bagi kalian yang bekerja di bidang perkapalan tentunya udah paham ya apa itu jangkar dan bagaimana bentuknya. Tapi perlu kalian ketahui guys.. Jangkar itu memiliki berbagai jenis jangkar kapal yang berbeda-beda.

Dan masing-masing jenis jangkar kapal tersebut juga memiliki kelebihan dan fungsinya masing-masing. Jadi sebagai orang yang bekerja di bidang perkapalan sejati, tentunya kalian harus tau apa aja sih jenis jangkar kapal yang ada saat ini.

Siapa tau ternyata selama ini kalian salah mengaplikasikan jenis jangkar yang ada pada kapal kalian. Jadi mungkin selama ini kalian merasa kapal kalian kurang cakram dalam mengerem. Hehehe



JENIS JANGKAR KAPAL

Jadi ada apa aja ya kira-kira jenis jangkar kapal yang perlu kalian ketahui ini? Langsung aja kalian lihat pada gambar dibawah ini :

Jenis Jangkar Kapal




Bisa kalian lihat ya guys.. Ada 10 jenis jangkar kapal yang perlu kalian ketahui. Dan jika kalian agar sulit untuk membacanya ( maklum gambarnya pecah, jadi jelek ), berikut adalah list dari jenis-jenis jangkar tersebut :
  • AC 14
  • Hall
  • Spek
  • Byers
  • Danforth
  • Stevin
  • Union
  • Flipper Delta
  • Pool
  • Baldt


Nah itu ya guys, biar bacanya agak enakan dikit.. Hehehe. Dan bisa kalian lihat ya guys, ada beberapa jangkar yang memiliki bentuk cakar yang besar seperti :
  • AC 14
  • Stevin
  • Flipper Delta
  • Pool

Untuk jangkar yang memiliki bentuk cakar yang besar tersebut dikhususkan untuk jenis-jenis kapal besar seperti Contohnya untuk kebutuhan Offshore, Kapal Pesiar, Kapal Angkatan laut, kapal kargo dan jenis kapal besar lainya.


Sedangkan sisanya yaitu jenis jangkar :
  • Hall
  • Spek
  • Byers
  • Danforth
  • Union
  • Baldt

Keenam jenis jangkar tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan kapal konvensional, kapal komersil, kapal pengangkut dan lain sebagainya.


Naahh.. itu tadi ya guys beberapa jenis jangkar kapal yang perlu kalian ketahui. Jika kalian ingin melihat penjelasan yang lebih lengkap dari masing-masing jenis jangkar tersebut. Kalian bisa langsung cek pada link dibawah ini yang merupakan artikel rujukan kami.


Sumber artikel :

FUNGSI DARI IKATAN SIMPUL JANGKAR - www.asmarines.com

Halo temen-temen semua.. Gimana nih kabar kalian?? semoga pada baik-baik aja ya.. Amiinn. Jadi artikel kami ini akan berkisah tentang sebuah fungsi dari ikatan simpul jangkar yang perlu kalian ketahui, cermati dan pahami.


Karena sebagai pengguna jangkar sejati, kalian harus tau kebutuhan dari jangkar kalian terhadap tali simpul ini. Mungkin bagi kalian yang menggunakan rantai jangkar untuk kebutuhan jangkar kalian sih masih penting ga penting untuk mengetahui fungsi dari ikatan simpul jangkar ini.


Tapi tetep lah, yang namanya sebuah ilmu pengetahuan itu harus kita pelajari. Karena tanpa belajar, kita semua itu nothing. Tidak bisa bersaing dengan negara-negara lain dan akhirnya nanti kita bisa dibodoh-bodohi.


Okee.. jadi itu tadi sekelumit bahasa perjuangan dari gw.. Hehehe.. Langsung aja kita bahas fungsi dari ikatan simpul jangkar ini sebenernya apa aja ya selain buat ikat jangkar?



FUNGSI DARI IKATAN SIMPUL JANGKAR

Jadi fungsi dari ikatan simpul jangkar ini adalah untuk mengikat jangkar agar tidak dapat terlepas dari kapal saat jangkar diturunkan. Simpul sendiri dibuat tidak sembarangan, karena ada cara dan teknik khusus untuk membuatnya.


Karena jika kalian ikat dengan ikatan biasa, maka kondisi tali yang basah saat masuk kedalam air dan juga hentakan dari jangkar tersebut saat turun dari kapal akan membuat ikatan yang anda buat akan terlepas perlahan.


Walaupun anda sudah mengikatnya berkali-kali maka tetap akan terlepas satu-persatu. Berbeda jika anda menggunakan simpul ini karena simpul ini tidak akan terlebih walaupun ditarik sekalipun ataupun dihentak atau dibetot klo bahasa jakartanya.. Hehehe


Jika ditarik dan dibetot akan membuat ikatan simpul semakin kuat, jadi simpul ini memiliki fungsi untuk melawan hentakan dan tarik dari jangkar yang diturunkan tersebut.


Naahh.. jadi itu tadi ya fungsi dari ikatan simpul jangkar yang perlu kalian ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat buat kalian semua. Dan jika kalian ingin mengetahui tutorial untuk memasang simpul pada jangkar, kalian bisa melihat tutorialnya pada artikel dibawah ini.


HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT MEMBELI JANGKAR - www.asmarines.com

Halo temen-temen semua.. Dari Sabang sampai Merauke yang disini yang disana dimana-mana.. Balik lagi di blog kami yang terlengkap blog asmarines.com ya. Jadi kali ini kami mau membahas tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli jangkar.

Jadi tentunya kita semua tidak mau sampai salah membeli barang yang kita butuhkan ya guys. Selain membuat kita kesal, tentunya juga bisa membuat kita merugi. Kalo bisa dituker sih gpp, palingan cuma keluar ongkos bensin atau ongkos angkutan buat balikin dan ambil tuh barang.

Tapi kebanyakan di struk pembelian kita itu tulisannya " Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan ". Hayoo lho.. bisa brabe dah tuh urusannya. Apalagi yang kita beli ini adalah jangkar kapal yang notabene ukurannya itu superior atau berukuran sangat besar.

Maklum lah ya, ukuran kapal kan pada gede-gede. Jadi ya wajar aja kalo ukuran jangkarnya juga ikutan gede. Karena ga mungkin juga kalo ukuran jangkar itu kecil, secara ukuran kapal itu gede. Bisa jadi kayak kerupuk ntar kalo dibuat ngerem kapal.

Kan kita semua tau ya jangkar ini fungsinya buat rem kapal atau yang menghentikan laju kapal laut. Jadi bener-bener dibutuhkan jangkar yang kuat.

Naahhh jadi hal tersebut yang membuat kami kepikiran untuk membuat artikel ini guys.. Jadi artikel kami ini merupakan semua tuntunan buat kalian semua sebelum membeli jangkar kapal.



HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT MEMBELI JANGKAR

Okee.. langsung aja kita masuk pada pembahasan hal yang perlu diperhatikan saat membeli jangkar. Agar nantinya kalian gak akan merasa kecewa dan merasa gagal. Cekidot :

  • Kondisi fisik
  • Sertifikat
  • Berat Jangkar
  • Sambungan badan jangkar
  • Nomor jangkar

Nah kelima hal tersebut perlu kalian perhatikan tuh.. Karena kelima hal tersebut merupakan faktor penting yang bisa mempengaruhi kualitas dari seekor atau seonggok jangkar ini.


Kalo kalian bisa pastikan kelima hal tersebut ada pada jangkar yang kalian incer. Brarti udah bisa langsung diduitin aja tuh jangkar. Tinggal transfer dan barang anda pun akan diantarkan. Selamat berbelanja guys.. silahkan datang kembali.. Wakakakakak


Oke bagi kalian yang mau tau penjelasan dari kelima hal tersebut kalian bisa lihat di artikel rujukan kami dibawah ini ya guys. Biar kalian tau masing-masing penjelasan dari kelima hal tersebut.

Sumber artikel :



JUAL RANTAI BAJA DI JAKARTA DAN SEKITARNYA - www.asmarines.com

Halo temen-temen semua.. gimana nih kabar kalian semua?? semoga pada baik ya.. Amiinn.. Kali ini kami mau kasih informasi ke kalian semua tempat yang jual rantai baja di jakarta dan sekitarnya. Kenapa kali ini kami bahas ini?

Jawabannya adalah karena kami ingin membantu anda untuk mendapatkan informasi langsung tanpa perlu anda cari alamat yang kalian belum tau lokasi pastinya. Karena di Jakarta ini jalanan bener-bener parah ya guys.. Kita semua tau lah ya.

Dan waktu kita itu habis dijalan aja biasanya.. Padahal belum menclok sana menclok sini. Tapi tau-tau waktu udah mau sore. Nah dengan kami membagikan informasi tentang tempat jual rantai baja di Jakarta dan sekitarnya ini, kami harap kalian bisa langsung menemukan lokasi yang kami maksud ini.

Kalian bisa menggunakan transportasi pribadi, ojek online, bus transjakarta, angkot ataupun kereta KRL. Pokoknya disini kami kasih alamat dan juga mapnya. Biar kalian bisa langsung pake aplikasi google map atau aplikasi lainnya. Simple dan ga ribet ya guys..

Langsung aja ya.. untuk tempat jual rantai baja yang terpercaya, yang dijual produk yang asli, perusahaan ini juga distributor resmi merk rantai Crosby, Thiele, PWB dan lain-lain. Jadi untuk harga kalian tidak perlu ragu lagi, karena memang perusahaan ini distributor resmi. Yang artinya harga yang diberikan adalah harga langsung dari produsen rantai baja tersebut tanpa melalui pihak ketiga,  keempat dan seterusnya.

Nama perusahaan ini adalah PT. Anugrah Sukses Marine yang beralamatkan di :

Jl. Cengkeh No. 19F,
Pinangsia, Kec. Taman Sari,
Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110





nah itu dia ya guys tempatnya. Semoga kalian mudah untuk menemukannya. Dan sekedar info aja buat kalian. PT. Anugrah Sukses Marine adalah salah satu dari beberapa perusahaan terbesar yang menjual alat-alat kapal di Jakarta.

Jadi kalian ga perlu ragu buat bertransaksi disana.

Oke sampai disini ya artikel kami kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi informasi yang sesuai dengan pencarian anda.

CARA ATAU PETUNJUK PENGGUNAAN EYE BOLT - www.asmarines.com

CARA ATAU PETUNJUK PENGGUNAAN EYE BOLT

Halo semua, gimana kabar kalian nih? Semoga kalian semua diberikan kesehatan ya. Amiin. Oke temen-temen bahasan kita kali ini yaitu tentang cara atau petunjuk penggunaan eye bolt. Oia. bagi kalian yang belum baca artikel kami sebelumnya tentang eye bolt, tenang aja nih. Kami akan coba bahas sedikit disini sebagai pembukaan dari artikel ini ya.

Jadi apa sih itu eye bolt. Eye bolt adalah salah satu jenis alat rigging yang berfungsi untuk menyambungkan atau mengkaitkan barang dengan sling. Maksud kami disini yaitu eye bolt ini bisa dipasangkan pada barang atau beban yang akan diangkat. Agar nantinya eye bolt tersebut dapat disambungkan dengan sling. Barang atau beban yang akan diangkat ini adalah beban yang khusus yaitu beban yang tidak memiliki lubang kait. Seperti container, balok kayu, besi lempengan atau besi balok, beton, dan lain-lain. Tentunya gak mungkin ya benda tersebut diangkat pake traktor atau tenaga manusia biasa. Maka hal yang paling mudah adalah dengan memasanginya dengan eye bolt.

Untuk gambar dari aplikasi lifting dengan menggunakan eye bolt ini bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini :



Jadi bisa kalian lihat ya. Benda yang terpasang pada beban angkat tersebut adalah eye bolt. Eye bolt tersebut dikaitkan pada hook jika kalian melihat gambar diatas. Hook tersebut sudah tersambung dengan sling yang nantinya agar beban tersebut bisa terangkat.

CARA ATAU PETUNJUK PENGGUNAAN EYE BOLT

Jika kalian sudah tau apa itu eye bolt dan juga cara menggunakannya. Tentunya kalian ga boleh menggunakannya sembarangan ya. Kalian harus tetap mengikuti cara atau petunjuk penggunaan eye bolt yang baik dan benar. Tentunya cara atau petunjuk penggunaan eye bolt ini harus sesuai dengan standard Internasional agar cara penggunaan kalian tidak salah. Berikut ini adalah informasi penting buat kalian, jadi kalian harus membaca dan memahaminya dengan benar ya


  • Working load limit ( WLL ) dari eye bolt yang tertulis adalah berdasarkan nilai WLL untuk pengangkatan dengan posisi tegak lurus. Jadi kalo kalian mau pake eye bolt untuk mengangkat dengan posisi bersudut, jangan menjadikan nilai WLL eye bolt tersebut untuk beban angkat anda. Tetapi ada sebagian produsen yang mencantumkan nilai WLL untuk pengangkatan bersudut.
  • Nilai WLL akan berkurang jika kalian menggunakan eye untuk pengangkatan bersudut.
  • Jika dilakukan pengangkatan dengan sudut, tipe eye bolt yang harus kalian gunakan yaitu shoulder pattern atau eye bolt yang memiliki bahu. Jangan yang polos ya.
  • Posisi sling harus sejajar arah lekuk mata eye bolt.
  • Sudut angkat maksimal untuk shoulder pattern adalah 45 derajat.
  • Satu sling tidak boleh digunakan untuk mengangkat dengan 2 eye bolt sekaligus, sehingga membentuk segitiga.
  • Jika ketebalan dari benda yang diangkat lebih dari panjang diameter eye bolt, maka gunakanlah satu baut untuk mengunci ulir eye bolt. Tetapi jika ketebalan dari benda yang akan kalian angkat itu kurang dari diameter eye bolt, maka gunakan 2 baut untuk mengunci eye bolt.
  • Jika benda yang diangkat terbuat dari besi dan lubang ulirnya tidak tembus, maka ketebalan benda yang diangkat harus 1.5 x diameter mata eye bolt.
  • Jika benda yang diangkat terbuat dari alumunium dan lubang ulirnya tidk tembus, maka ketebalan benda yang harus diangkat harus 2.5 x diameter mata eye bolt.

Jadi bisa kalian liat ya pada gambar diatas, panjang ulir eye bolt tidak menembus objek angkat.

Oke temen-temen, udah pada jelas ya. Semoga kalian semua ngerti apa yang kami maksud diatas. Jika kalian ada pertanyaan atau jika anda ada kebutuhan akan eye bolt ini, kalian bisa kunjungi website resmi kami di www.asmarines.com ya.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MENGGUNAKAN EYE BOLT - www.asmarines.com

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MENGGUNAKAN EYE BOLT

Halo temen-temen semua balik lagi nih di artikel asmarines yang sangat lengkap dan kaya akan informasi seputar alat-alat kapal yang kalian butuhkan saat ini. Oia, kemarin kan kita sudah bahas tentang pengertian dan jenis eye bolt ya. Jadi bahasan kita kali ini juga masih seputar eye bolt. Yaitu kelebihan dan kekurangan menggunakan eye bolt.

Jadi apa aja sih kelebihan dan kekurangan menggunakan eye bolt ini saat di Lapangan? tentunya kalian juga perlu tau ya. Agar nantinya kalian bisa menentukan aplikasi yang anda butuhkan dengan eye bolt yang anda miliki. Atau bisa juga anda menghindari aplikasi yang tidak bisa diatasi dengan eye bolt ini. Jadi itulah gunanya membaca artikel tentang kelebihan dan kekurangan menggunakan eye bolt ini ya.

Langsung aja kita bahas ya, yang pertama kita akan bahas tentang kelebihannya aja dulu nih biar enak. Jadi apa aja sih kelebihan yang akan kalian dapatkan dengan menggunakan eye bolt sebagai alat bantu lifting anda ?

  1. Dapat digunakan untuk mengangkat beban yang tidak memiliki lubang kait. Jadi kalian ga perlu bingung jika barang yang akan kalian angkat tidak memiliki lubang kait, sehingga anda kesusahan untuk mengangkatnya. Untuk itu kalian bisa memasangkan eye bolt ini pada barang yang akan kalian angkat, kemudian sambungkan eye bolt dengan sling agar barang bisa kalian angkat dengan mudah.
  2. Memiliki banyak variasi ukuran, sehingga lebih flexible. Jadi kalian bisa menyesuaikan ukuran eye bolt dengan beban angkat dan juga ukuran alat rigging yang akan kalian sambungkan dengan eye bolt itu.
  3. Dapat dilepas dan dipasang kembali. Jadi lebih flexible juga nih karena sifatnya yang tidak permanen dan dapat dipindah pindahkan pada barang yang lain.
Untuk kelebihan dari eye bolt ini bisa kalian liat sendiri ya. Ada 3 kelebihan eye bolt yang bisa kalian dapatkan jika menggunakan eye bolt ini temen-temen. Terus setelah kita membahas tentang kelebihan, maka ada baiknya juga kita bahas tentang kekurangan dari eye bolt ini ya. Untuk kekurangan dari eye bolt ini apa aja ya kira-kira? Langsung aja kalian liat pada poin dibawah ini:

  1. Karena posisinya yang tegak lurus, eye bolt tidak dapat digunakan untuk mengangkat dengan sudut angkat lebih dari 45. Karena saat kalian menggunakan eye bolt untuk mengangkat dengan sudut yang sempit, nilai breaking load pada sling dan eye bolt akan berkurang drastis. Dan yang lebih ditakutkan lagi yaitu lubang skrup pada eye bolt yang telah dipasangkan bisa membesar akibat tekanan dari sudut angkat tersebut. Sehingga lubang pada eye bolt tidak mencengkeram dengan benar dan akhirnya bisa lepas dan barang yang kalian angkat bisa terjatuh.
Bahaya banget ya temen-temen kalo kalian sampe ga tau kekurangan dari menggunakan eye bolt ini. Jadi kami sarankan gunakan sling dengan ukuran yang panjang jika kalian ingin mengangkat beban yang panjang dan lebar, agar sudut angkat kalian tetap dibawah 45°.

Oke udah pada jelas ya semua tentang kelebihan dan kekurangan menggunakan eye bolt ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya. Dan jangan lupa ya, tetap perhatikan dan bacalah buku petunjuk penggunaan eye bolt yang benar, agar kalian semua terhindar dari kecelakaan kerja. Keep work safety guys. ^^

PENGERTIAN DAN JENIS EYE BOLT - www.asmarines.com

PENGERTIAN DAN JENIS EYE BOLT

Halo temen-temen semua. Gimana nih kabar kalian? semoga pada baik semua ya kabarnya. Amiin. Oke temen-temen, pada artikel kami kali ini kami akan coba untuk membahas tentang pengertian dan jenis eye bolt. Jadi yang akan jadi bahasan kami kali ini yaitu apa sih Eye bolt itu? Dan apa saja jenis eye bolt yang ada di pasaran Indonesia ini?

Jadi langsung apa kami menjawab pertanyaan yang pertama yaitu, apa sih eye bolt itu? Eye bolt adalah salah satu jenis dari alat rigging yang berfungsi sebagai alat untuk penyambung barang yang akan dijadikan objek angkat dengan sling. Barang yang akan diangkat ini tidak memiliki lubang kait, sehingga butuh alat tambahan agar barang ini bisa diangkat dengan menggunakan sling. Nah alat tambahan untuk menambahkan lubang kait pada objek angkat inilah eye bolt itu temen-temen.

Eye bolt ini berbentuk lingkaran pada bagian atasnya yang fungsinya adalah sebagai lubang kait. Sedangkan bagian bawahnya berbentuk seperti skrup untuk memasukkan eye bolt ini pada barang yang akan diangkat. Untuk lebih jelasnya kalian bisa liat pada gambar dibawah ini ya.


Gimana nih kalo udah liat gambarnya?? tentunya udah kebayang ya fungsinya seperti apa. Jadi pada lubang bagian atas tersebut biasa dikaitkan pada alat rigging lain seperti hook atau shackle agar nantinya dapat disambung dengan sling kemudian keangkat deh tuh barang.


JENIS EYE BOLT

Terus setelah kita sudah tau apa itu eye bolt, fungsinya dan juga gambarnya maka selanjutnya kita akan masuk pada pertanyaan kedua atau bahasan kita yang kedua yaitu apa aja sih jenis eye bolt itu?

Jadi eye bolt itu dapat dibagi menjadi 3 jenis eye bolt yaitu diantaranya :
  1. Regular Nut
  2. Shoulder Nut
  3. Machinery Nut
Untuk gambarnya sendiri dapat kalian lihat pada gambar dibawah ini ya.


Jadi kalo kalian liat pada gambar diatas, Perbedaannya adalah pada bahu dan juga skrupnya. Tetapi secara umum, jenis eye bolt itu dibagi menjadi 2 saja sebenarnya yaitu Plain pattern dan juga Shoulder Pattern. Yaitu pattern polos yang artinya tidak memiliki bahu dan pattern yang memiliki bahu. Tetapi karena artikel ini spesial, jadi kami coba ungkap lagi dalam pengertian yang berbeda sehingga bisa kami dapatkan 3 jenis tipe eye bolt ini.

Jadi sekarang kalian udah pada paham semua ya temen-temen. Smoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian. Dan kalo kalian ada kebutuhan akan eye bolt kalian bisa mengunjungi website resmi kami dibawah ini untuk melihat katalog eye bolt yang kami jual. Dan tidak perlu kawatir karena kami adalah distributor resmi alat-alat kapal yang sudah mendapat ijin dagang dari luar negeri. Sehingga barang yang kami jual dapat kami jamin keasliannya.


CONNECTING LINK DAN KEGUNAANNYA - www.asmarines.com

CONNECTING LINK DAN KEGUNAANNYA

Halo semua, gimana kabar kalian semua?? semoga pada baik-baik dan sehat ya.. Yak pada artikel kami kali ini, kami akan sedikit membahas tentang connecting link dan kegunaannya. Apa itu connecting link?? udah pada tau belum?.. Tenang aja kami akan menjelaskannya pelan-pelan agar artikel ini mudah untuk kalian pahami.

Connecting Link adalah salah satu jenis alat rigging yang berfungsi untuk menyambungkan rantai dengan alat rigging lainnya seperti hook, shackle, masterlink, dll. Connecting Link sendiri biasa juga disebut dengan hammerlock. Tetapi sebenarnya hammerlock adalah penamaan dari tipe connecting link tertentu pada merk tertentu. Tetapi nama hammerlock itu menjadi sebutan umum walaupun sebenarnya bukan.
Jadi bagi kalian yang kebetulan tau hammerlock, itu sama saja dengan connecting link. Dan juga sebaliknya, bagi kalian yang taunya dengan sebutan connecting link, sebutan itu juga sama dengan hammerlock. Jadi jangan sampai bingung ya teman-teman. Connecting Link
Di pasaran Indonesia, hammerlock atau connecting link ini sering digunakan untuk aplikasi lifting pada industri berat seperti Konstruksi, Bongkar Muat, Container, Dll. Jadi memang kegunaan connecting link ini sendiri di Indonesia memng cukup banyak. Untuk itu kami akan membahas materi connecting link ini untuk kalian, terutama bagi kalian yang memang sedang membutuhkan informasi tentang connecting link dan kegunaannya. Sebelum kami membahas hal tersebut, kami akan menunjukkan foto dimana connecting link sedang digunakan atau dipasangkan dengan rantai.

Connecting Link dan Kegunaannya
Pada gambar diatas, dapat anda lihat ada bagian yang diberi tanda lingkaran berwarna merah. Bagian yang diberi tanda merah tersebutlah yang disebut dengan connecting link. Jadi bila anda lihat, connecting link tersebut menyambungkan antara rantai dengan hook dibagian bawah dan jug disambungkan pada masterlink dibagian atas. Jadi tanpa adanya connecting link tentunya rantai tidak akan dapat masuk pada lubang hook dan juga masterlink, karena memang mata rantai tidak bisa dibuka dan ditutup.

Sebenarnya ada jenis hook yang dikhususkan untuk penggunaan terhadap rantai yaitu clevis hook. Jadi bagi anda yang memang hanya menggunakan hook untuk kebutuhan lifting dengan rantai, maka kami sarankan anda menggunakan clevis hook saja untuk menghemat biaya.

Tapi jika memang anda menggunakan eye hook agar lebih flexible digunakan dengan wire rope dan juga rantai, maka pilihan anda untuk menggunakan eye hook sudah benar. Karena clevis hook hanya cocok digunakan pada rantai saja. Untuk lebih jelasnya tentang clevis hook ini, anda dapat melihat gambar dibawah ini :

Connecting Link dan Kegunaannya Clevis Hook

Jadi hook dibagian bawah adalah clevis hook. Seperti yang dapat anda lihat, hook tersebut memiliki pangkal yang didesain agar rantai dapat langsung tersambung tanpa memerlukan connecting link. Dan hook bagian atas adalah eye hook yang dapat anda lihat pangkalnya berbentuk lingkar sempurna sehingga butuh bantuan connecting link agar hook tersebut dapat tersambung dengan rantai.

Jadi gimana teman-teman semua?? udah pada tau ya apa itu connecting link dan kegunaannya?? Kalo kalian masih bingung, jangan ragu untuk mengunjungi website kami untuk informasi mengenai connecting link yang lebih lengkap. Kunjungi website resmi kami www.asmarines.com.

MACAM-MACAM SWIVEL - www.asmarines.com

MACAM-MACAM SWIVEL

Pada artikel kami kali ini, kami akan membahas sedikit tentang macam-macam swivel yang ada di pasaran Indonesia saat ini. Swivel sendiri adalah salah satu jenis alat rigging yang digunakan sebagai alat untuk menyeimbangkan beban saat berputar, dan juga untuk menjaga agar strand wire rope tetap stabil ( jika digunakan untuk wire rope ), sehingga wire rope tidak cepat rusak dan awet untuk digunakan dalam jangka waktu yg lebih lama daripada tidak menggunakan swivel. Dan swivel juga dapat digunakan pada rantai yang fungsinya pun sama seperti digunakan pada wire rope, sehingga dapat menjaga chain sling tidak tertekuk saat terjadi putaran agar rantai tidak cepat rusak.

Swivel memiliki 2 buah mata kait diatas dan juga dibawah. Dan ditengahnya terdapat poros yang fungsinya untuk menyeimbang beban itu nantinya. Jadi saat beban diangkat, bagian bawah dari swivel akan berputar tetapi bagian atas swivel tersebut tidak berputar.

Jadi disinilah fungsi swivel itu terjadi. Pada saat bagian bawahnya berputar, maka beban yang diangkat akan ikut berputar hingga posisi seimbang. Dan bagian atas swivel yang diam membuat wire rope sling ataupun chain sling tetap pada posisinya sehingga tidak tertekuk dan tetap stabil.

Sedangkan untuk macam-macam swivel sendiri terdiri dari 4 macam jenis. Dan keempat macam jenis tersebut berbeda dari segi bentuk mata kaitnya, dan tentunya berpengaruh pada fungsinya juga nantinya. Jadi masing-masing jenis swivel tersebut memiliki bentuk mata kait yang berbeda dan juga fungsi yang berbeda pula.

Untuk macam-macam swivel yang ada tersebut yaitu diantaranya :
  1. Chain Swivel
  2. Regular Swivel
  3. Jaw End Swivel
  4. Swivel Hook
macam-macam swivel
Keempat macam-macam swivel tersebut akan kami coba jelaskan satu persatu untuk bentuk mata kait dan juga fungsinya.

MACAM-MACAM SWIVEL

Macam-macam swivel yang pertama yaitu chain swivel. Seperti namanya, chain swivel ini digunakan bebarengan pada sling rantai. Bentuk mata kaitnya yang pipih membuat rantai dapat masuk dengan sempurna sehingga tidak dapat bergeser kekanan dan kekiri di dalam mata kaitnya. Maksud kami adalah masuk secara pas.. jadi cocok antara ukuran mata rantai dan ukuran mata kait swivelnya.
Dan untuk macam-macam swivel yang kedua yaitu reguler swivel. Untuk reguler swivel ini biasa digunakan bersama dengan wire rope sling ataupun rope sling. Tetapi untuk kegunaannya sendiri juga dapat dipasangkan dengan chain sling, walaupun di Indonesia banyak yang menggunakan Chain swivel khusus untuk rantai dan reguler swivel untuk wire rope sling dan rope sling.
Selanjutnya macam-macam swivel yang ketiga yaitu Jaw End Swivel. Jaw End Swivel ini memiliki mata kait yang dapat dibuka tutup sehingga lebih flexible. Dan untuk kegunaannya sendiri dapat digunakan untuk Wire Rope Sling, Rope Sling dan juga Chain Sling. Yang dimaksud dengan lebih flexible contohnya yaitu saat memasang rantai dengan chain swivel dan reguler swivel, perlu adanya alat tambahan seperti missing link ataupun shackle. Sedangkan jaw end swivel tidak membutuhkan alat tambahan pada untuk memasang rantai pada sisi jaw endnya, tinggal copot penguncinya, masukkan rantainya dan kunci swivelnya lagi.
Yang terakhir yaitu swivel hook. Swivel jenis ini memiliki mata kait melingkar dibagian atas dan hook dibagian bawahnya. Jadi saat hook pada swivel ini mengangkat barang yang mudah berputar, maka yang berputar adalah hook itu sendiri sehingga tidak merusak alat angkatnya karena bagian atasnya tetap pada posisinya ( tidak ikut berputar ).
Begitulah kira-kira macam-macam swivel dan juga fungsinya yang telah kami jelaskan. Jika anda membutuhkan swivel untuk kebutuhan lifting anda, anda dapat mengunjungi website resmi kami di www.asmarines.com

MACAM-MACAM TURNBUCKLE - www.asmarines.com

MACAM-MACAM TURNBUCKLE

Halo semua.. gimana kabar kalian hari ini?? semoga semua selalu diberi kesehatan ya.. dan yang lagi sakit semoga cepet sembuh.. aamiinn. Balik lagi pada tulisan artikel kami dari asmarines. Pada artikel kami kali ini, kami akan membahas tentang macam-macam turnbuckle. Karena hal yang perlu anda ketahui bahwa turnbuckle bukan hanya terdiri dari satu jenis saja, melainkan terdiri dari beberapa jenis. Dan jenis-jenis turnbuckle tersebut akan kami coba rangkum pada artikel kami yang berjudul macam-macam turnbuckle ini.
Seperti yang anda ketahui bersama, bahwa turnbuckle adalah alat yang digunakan untuk mengatur ketegangan dari sling maupun benda-benda lain yang membutuhkan pengaturan tegangan. Turnbuckle sendiri di Indonesia memiliki beberapa julukan nama yang berbeda yaitu diantaranya jarum keras dan juga spanskrup. Jadi bagi anda yang familiar dengan nama tersebut, maka anda harus tau bahwa yang dimaksud dari nama tersebut adalah turnbuckle.
Turnbuckle ini memiliki 2 mata kait dikedua sisinya dan ada skrup dimasing-masing pangkal mata kaitnya. Jadi kedua mata kait inilah yang nantinya difungsikan untuk mengatur tingkat ketegangan sling yang dikaitkan. Hal tersebut dilakukan dengan memutar salah satu atau kedua mata turnbuckle tersebut hingga ketegangan tertentu sesuai dengan kebutuhan anda.
Dan turnbuckle ini memiliki jenis-jenis atau macam-macam turnbuckle yang berbeda-beda. Walaupun fungsinya sama-sama sebagai pengait untuk mengatur ketegangan, tetapi macam-macam turnbuckle tersebut memiliki bentuk mata yang berbeda-beda dan memiliki keunggulan serta fungsinya masing-masing. Untuk mengetahui macam-macam turnbuckle tersebut, anda dapat melihat pada poin-poin yang akan kami sampaikan dibawah ini.
Macam-macam turnbuckle tersebut diantaranya adalah :

  1. Turnbuckle Hook & Hook
  2. Turnbuckle Hook & Eye
  3. Turnbuckle Eye & Eye
  4. Turnbuckle Jaw & Eye
  5. Turnbuckle Jaw & Jaw

MACAM-MACAM WIRE CLIP - www.asmarines.com

MACAM-MACAM WIRE CLIP

Pada artikel kami sebelumnya, kami telah membahas tentang apa saja macam-macam masterlink yang ada atau yang saat ini dijual di Indonesia. Dan terus ikuti artikel kami, karena kami selalu update artikel-artikel baru seputar peralatan kapal. Dan kebetulan saat ini kami sedang fokus pada artikel tentang rigging. Jadi bagi anda yang saat ini sedang mencari informasi-informasi seputar alat-alat rigging yang ada di Indonesia, kebetulan banget nih,, jadi ikutin terus artikel-artikel kami pada blog ini atau website resmi kami di www.asmarines.com.

Pada artikel kami kali ini, kami akan coba untuk membahas tentang salah satu jenis alat rigging yang dinamakan dengan wire clip. Dan fokus kami pada artikel ini adalah tentang macam-macam wire clip itu sendiri atau jenis-jenis wire clip yang ada di Indonesia.

Tetapi seperti biasa, sebelum kami menyebutkan apa saja macam-macam wire clip yang ada terlebih dahulu kami akan membahas tentang apa itu wire clip dan apa aja sih fungsinya.

Jadi wire clip adalah salah satu jenis alat rigging yang digunakan untuk mengunci wire rope pada umumnya agar wire rope tersebut dapat ditekuk membentuk mata kait. Untuk lebih jelasnya, gambar dari wire clip yang sedang dipasangkan pada wire rope sling tersebut dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

macam-macam wire clip

Nah dari gambar diatas tentunya anda sudah dapat membayangkan apa fungsi dari wire clip itu sendiri. Jadi intinya adalah wire clip tersebut dipasangkan pada bagian wire rope yang ditekuk kedalam kemudian wire clip tersebut dikencangkan bautnya sehingga wire rope tidak kembali pada bentuk semula.

Dan pada intinya kami akan coba untuk membahas macam-macam wire clip yang saat ini ada dan dijual diseluruh penjuru kota di Indonesia. Dan macam-macam wire clip tersebut diantaranya :
  1. Forged US wire clip
  2. Bulldog wire clip
  3. Fist Grip wire clip
Ketiga jenis wire clip tersebut memiliki bentuk dan kelebihan yang berbeda seperti contohnya forged US wire clip memiliki body yang ramping sehingga dapat mengunci wire rope dengan ukuran dan jenis apapun. Sedangkan bulldog wire clip ini memiliki body yang lebar sehingga lebih mengarah pada aplikasi yang heavy duty atau berat. Dan yang terakhir adalah fist grip wire clip, yang bentuknya di desain untuk kecepatan saat pemasangan karena posisi bautnya diposisikan agar user dapat memasang langsung secara bersamaan oleh satu orang maupun dua orang.


MACAM-MACAM SHACKLE - www.asmarines.com

MACAM-MACAM SHACKLE

Setelah kita belajar bersama tentang pengertian dari rigging itu sendiri, maka selanjutnya yang akan kami bahas lebih detail adalah tentang masing-masing jenis alat rigging tersebut.

Jenis alat rigging pertama yang akan kami bahas yaitu shackle. Shackle adalah alat yang digunakan untuk menyambungkan sling dengan objek angkat atau tarik, sehingga objek tersebut dapat dipindahkan dengan sling. Dan fungsi lainnya adalah sebagai alat sambung antara sling dengan jenis alat rigging lainnya.

Sling disini juga ada beberapa jenis, jadi shackle ini bukan hanya digunakan untuk satu jenis sling saja melainkan beberapa jenis sling. Nah disinilah kegunaan dari jenis shackle yang berbeda tersebut, masing-masing jenis shackle memiliki fungsi untuk masing-masing jenis sling yang ada.

Sebelum kami menjelaskan tentang jenis shackle yang ada, maka terlebih dahulu kami akan menjelaskan tentang jenis sling yang ada, jadi nantinya kalian akan lebih mudah dalam memahami fungsi dari masing-masing jenis shackle tersebut.

Beberapa jenis sling yang ada saat ini yaitu :
  • Chain Sling
  • Wire Rope Sling
  • Rope Sling
Chain sling adalah sling yang terdiri dari gabungan rantai dengan alat rigging seperti masterlink dan shackle. Sedangkan wire rope sling adalah sling yang dibuat dari wire rope yang salah satu atau kedua ujungnya ditekuk dan dibentuk menjadi mata kait. Dan rope sling adalah sling yang dibuat dari tali yang cara pembuatannya sama dengan wire rope sling yaitu ditekuk disalah satu atau kedua ujungnya.

Sedangkan jenis shackle yang menghubungkan sling-sling diatas yaitu diantaranya :
  • Shackle Omega
  • Shackle Dee
Macam-macam-shackle


Shackle Omega adalah shackle yang berbentuk seperti tapal kuda atau lambang simbol omega. Shackle jenis ini adalah shackle yang sangat cocok digunakan dengan wire rope sling dan juga rope sling. Karena bentuk diameter tali dan wire rope yang lebar memungkinkannya masuk kedalam bentuk shackle omega yang berbadan lebar.

Shackle yang kedua adalah shackle Dee yang berbentuk seperti huruf "D". Shackle jenis ini adalah shackle yang sangat cocok digunakan pada rantai atau chain sling. Karena bentuk rantai yang pipih, shackle dee ini sangat cocok untuk digandengkan dengan rantai.

Jika anda ingin mengetahui artikel kami yang lebih lengkap, silahkan kunjungi sumber artikel ini di website resmi kami : http://asmarines.com/jenis-shackle

ALAT RIGGING - www.asmarines.com

ALAT RIGGING

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa alat rigging yang ada saat ini sangatlah beragam jenisnya. Tetapi sudahkah anda tau apat itu arti dari rigging??
Rigging adalah sebuah metode bukanlah sebuah, jadi perlu anda perhatikan disini terlebih dahulu. Jadi lebih jelasnya rigging adalah sebuah metode yang digunakan untuk mendukung sebuah pekerjaan yang berhubungan dengan lifting, towing, mooring dan lashing.

Jadi alat rigging yaitu alat-alat yang digunakan untuk mendukung pekerjaan yang berhubungan dengan lifting, towing, mooring dan lashing tersebut.

Sedangkan untuk beberapa industri pekerjaan yang berkaitan dengan keempat pekerjaan tersebut dan yang tentunya berhubungan dengan penggunaan akan alat rigging ini diantaranya :
  • Perkapalan
  • Pertambangan
  • Konstruksi
  • Manufaktur
  • Oil and Gas
  • Dan semacamnya
Untuk industri-industri lain yang tidak kami sebutkan diatas tentunya dapat anda ketahui sendiri dari pengalaman atau memang bidang pekerjaan anda, karena memang keterbatasan kami akan pengetahuan tentang berbagai industri yang ada di Indonesia ini. Kita ketahui bersama Indonesia adalah negara berkembang yang bahkan bisa dibilang berkembang pesat. Jadi memang banyak sekali industri-industri baru yang bermunculan dan tentunya saling berhubungan satu sama lain dengan industri-industri lain yang intinya saling berelasi untuk membangun Indonesia lebih baik.

Nah setelah kita ketahui bersama tentang rigging, alat rigging dan industri yang membutuhkan atau menggunakan rigging tersebut, maka pembahasan kami selanjutnya adalah apa saja sih alat-alat rigging itu??

Beberapa alat rigging terbagi menjadi beberapa jenis yaitu diantaranya :
  1. Shackle
  2. Turnbuckle
  3. Wire Clip
  4. Masterlink
  5. Thimble
  6. Swivel
  7. Connecting Link
  8. Hook
  9. Eye Bolt
  10. Load Binder
Kesepuluh alat tersebut adalah jenis-jenis dari alat rigging yang ada saat ini. Dan untuk kedepannya atau beberapa tahun yang akan datang kita tidak akan tahu akan perkembangan alat rigging yang ada. Bisa jadi ada alat-alat rigging baru yang bermunculan karena banyaknya inovasi juga dari para produsen dan juga banyaknya kebutuhan-kebutuhan baru dan berbeda akan alat rigging.

Sumber artikel :

JENIS KAWAT BAJA - www.asmarines.com

JENIS KAWAT BAJA

Sebelum kami menjelaskan tentang apa saja jenis kawat baja yang ada saat ini, ada baiknya kami terlebih dahulu menjelaskan tentang pengertian dari kawat baja itu sendiri. Hal ini kami rasa penting karena tentunya dapat menjadi sebuah informasi yang bersifat product knowledge atau tambahan wawasan tentang produk kawat baja itu sendiri.

Kawat Baja adalah Tali baja yang dibuat dari kumpulan beberapa wire yang dipilin menjadi satu bentuk yang dinamakan dengan strand, dan strand-strand tersebut digabungkan lagi dengan cara dipilin mengelilingi bagian inti kawat baja yang disebut dengan core. Nah dari kumpulan-kumpulan stand yang dipilin mengelilingi core itu yang disebut dengan kawat baja.

Kumpulan dari strand-strand tersebut jumlahnya berbeda-beda pada setiap jenis kawat baja. Dan kumpulan strand-strand tersebut juga yang mempengaruhi konstruksi kawat baja tersebut. Karena ada kawat baja yang datang dengan konstruksi 1 x 7 atau 6 x 37 dan bahkan ada pula yang 35 x 7.

Sedangkan arti dari konstruksi tersebut adalah jumlah dari strand dan wire dari kawat baja tersebut. Misalnya 6 x 37.. Konstruksi tersebut artinya kawat baja tersebut dibuat dari 6 strand yang dipilin pada core yang masing-masing strand tersebut terdiri dari 37 wire. Lebih jelasnya dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

jenis kawat baja










Nah sari gambar tersebut terlihat bahwa ada 6 strand yang mengelilingi satu core, dan tiap strand memiliki 37 wire. Jadi dengan gambar dan penjelasan dari kami tersebut, kami rasa sudah cukup jelas.
Jumlah konstruksi strand yang ada tersebut memiliki pengaruh pada segi elastisitas kawat baja itu sendiri. Semakin sedikit jumlah strand yang memilin core, maka tingkat keelastisitasan kawat baja akan semakin berkurang atau lebih kaku. Dan sebaliknya, semakin banyak konstruksi strand yang memilin core, maka akan semakin elastis kawat bajanya.

Kenapa bisa demikian?? karena logikanya semakin sedikit core tentunya akan semakin elastis kawat baja tersebut. Tapi logika ini malah terbalik, karena kenyataannya semakin banyak strand maka akan semakin elastis kawat baja tersebut.

Jawabannya adalah karena konstruksi strand yang sedikit artinya ukuran dari wire pun semakin besar yang tentunya lebih kaku. Sedangkan jika konstruksi strand tersebut banyak, tentunya ukuran dari masing-masing wire akan semakin kecil yang artinya lebih lentur atau mudah ditekuk.
Jadi sudah terjawab juga pertanyaan mengenai elastisitas kawat baja yang diproduksi para produsen tersebut.

Sekarang kita masuk pada poin intinya yaitu bahasan mengenai jenis kawat baja. Apa saja sih jenis kawat baja yang ada saat ini?? Berikut adalah beberapa jenis kawat baja yang ada saat ini :
  1. Kawat Baja General Purposes
  2. Kawat Baja Elevator
  3. Kawat Baja High Performance


JENIS KAWAT BAJA GENERAL PURPOSES

Jenis kawat baja yang pertama yaitu general purposes yang artinya general adalah umum. Berarti kawat baja jenis ini adalah kawat baja yang umum digunakan untuk berbagai aplikasi berat seperti lifting dan towing.

JENIS KAWAT BAJA ELEVATOR

Jenis kawat baja yang kedua yaitu elevator yang artinya adalah elevator atau lift. Berarti kawat baja jenis ini adalah kawat baja yang digunakan khusus untuk penggunaan terhadap elevator atau lift.

JENIS KAWAT BAJA HIGH PERFORMANCE

Jenis kawat baja yang terakhir adalah kawat baja high performance yang artinya memiliki performance yang tinggi. Berari kawat baja jenis ini adalah kawat baja yang digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang extreme seperti heavy lift, crane, dan lain-lain.

Bagi anda yang ingin penjelasan akan jenis kawat baja yang lebih detail, silahkan kunjungi artikel resmi kami disini >>

SEJARAH PEMBUATAN KAWAT BAJA - www.asmarines.com

SEJARAH PEMBUATAN KAWAT BAJA

Setiap barang yang diciptakan manusia tentunya memiliki sejarah atau asal muasalnya sendiri. Dan pada artikel kami kali ini, kami akan berbagi sedikit informasi yang berkaitan dengan sejarah pembuatan kawat baja.

Kami berharap dengan adanya artikel kami kali ini, pengetahuan akan produk kawat baja yang anda miliki menjadi semakin luas dan tentunya semoga bermanfaat untuk anda. Kawat Baja ditemukan oleh insinyur pertambangan Jerman Wilhelm Albert pada tahun-tahun antara 1831 dan 1834 untuk digunakan dalam pertambangan di Pegunungan Harz di Clausthal, Lower Saxony, Jerman. Wire rope dengan cepat diterima oleh banyak industri karena wire rope terbukti lebih unggul dari pada tali maupun rantai logam. Karena wire rope dapat menggantikan tali dan rantai untuk beberapa aplikasi yang tidak dapat dikerjakan dengan menggunakan tali dan rantai. Dan bukan hanya itu, faktor pengeluaran biaya pun menjadi perhitungan dari penggunaan wire rope, karena wire rope lebih awet digunakan dibandingkan dengan tali yang sering diganti karena terlalu banyak digunakan di Lapangan.

Kemudian pada tahun 1840, bentuk kawat baja disempurnakan oleh Scotsman Robert Stirling Newall dengan memperbaiki prosesnya lebih lanjut. Sedangkan Di Amerika tali kawat diproduksi oleh John A. Roebling, yang dia mulai pada tahun 1841 dan membentuk dasar keberhasilannya dalam membangun jembatan gantung. Tahun berganti tahun, perkembangan akan kawat baja pun semakin pesat dan menuju ke arah modernisasi sehingga fungsinya pun menjadi beraneka ragam.

Mulai dari untuk membantu kinerja kereta, mesin uap hingga mobil. Dan hingga saat ini kegunaannya menjadi sangat beragam dan bervariasi, karena produsen kawat baja mulai memperbanyak jenis dan tipe dari kawat baja tersebut hingga kegunaannya pun semakin beragam. Industri-industri berat mulai melirik kawat baja sebagai alat bantu untuk pekerjaannya di lapangan. Mulai dari Heavy Lift, Towing, Lashing, Transportation, Logging, Oil and Gas dan lain-lain.

Ukuran kawat baja pun semakin dibuat beragam mulai dari ukuran kecil hingga ukuran besar karena kebutuhan akan kawat baja yang semakin besar pula. Untuk itu kami dari PT. Anugrah Sukses Marine mendatangkan berbagai ukuran dan jenis dari kawat baja tersebut yang tentunya gunanya tidak lain adalah untuk menyediakan kebutuhan akan kawat baja terlengkap untuk para customer kami.

Jika anda membutuhkan kawat baja yang asli dan berkualitas, silahkan kunjungi website resmi kami di www.asmarines.com

KEKUATAN KAWAT BAJA - www.asmarines.com

KEKUATAN KAWAT BAJA

Kawat baja adalah sebuah alat angkat yang terdiri dari kumpulan kawat-kawat baja yang digulung menjadi satu kesatuan kawat baja atau biasa disebut dengan wire rope. Sedangkan baja sendiri adalah logam paduan, logam besi sebagai unsur dasar dengan beberapa elemen lainnya, termasuk karbon. Kandungan unsur karbon dalam baja berkisar antara 0.2% hingga 2.1% berat sesuai grade-nya. Penambahan kandungan karbon pada baja dapat meningkatkan kekerasan (hardness) dan kekuatan tariknya (tensile strength), namun di sisi lain membuatnya menjadi getas (brittle) serta menurunkan keuletannya (ductility).

Tetapi pada kawat baja sendiri, kandungan karbon pada baja diatas tidaklah digunakan terlalu banyak karena kawat baja sendiri membutuhkan kelenturan untuk aplikasi-aplikasi yang dikerjakannya. Walaupun begitu, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada kekuatan kawat baja itu sendiri.

Kekuatan kawat baja tentunya berbeda-beda tergantung dari beberapa faktor yang dapat kami simpulkan pada poin-poin dibawah ini :

  • Ukuran Kawat Baja
  • Jenis Kawat Baja
  • Merk Kawat Baja
Ketiga faktor tersebut sangat mempengaruhi kekuatan kawat baja itu sendiri, karena setiap dari faktor tersebut memiliki pengaruh sendiri-sendiri terhadap kekuatan kawat baja. Dan untuk mengetahui kekuatan kawat baja itu sendiri anda dapat melakukan hal ini :
  • Melihat Nilai Breaking load pada sertifikatnya.
  • Melakukan Uji tarik dengan mesin test bed.
Kedua cara tersebut tentunya sangat efektif untuk mengetahui kekuatan dari kawat baja yang anda miliki. Tetapi untuk lebih pastinya tentunya cara yang kedua adalah cara yang paling memiliki nilai kekuatan kawat baja anda yang pasti.

Jika anda membutuhkan kawat baja yang kuat dan berkualitas, jangan ragu untuk mengunjungi website resmi kami untuk melakukan pemesanan dan untuk mengetahui jenis-jenis dan merk kawat baja yang kami jual di www.asmarines.com.

Atau jika anda ingin mengetahui artikel kami tentang kawat baja yang lebih lengkap, anda dapat mengunjungi artikel resmi kami yang sangat lengkap dan sangat berguna untuk menambah pengetahuan produk anda di bidang perkapalan dan alat-alat berat lainnya di http://asmarines.com/artikel

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KAWAT BAJA - www.asmarines.com

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KAWAT BAJA

Tentunya semua barang yang diciptakan manusia memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri seperti halnya yang terjadi pada kawat baja. Karena kawat baja adalah barang yang diciptakan manusia, tentunya kawat baja ini memiliki kelebihan dan juga memiliki kekurangannya sendiri.

Kelebihan dan kekurangan kawat baja ini akan kami coba kupas pada artikel kami kali ini. Hal pertama yang akan kami coba bahas adalah kelebihan dari kawat baja ini. Kelebihan kawat baja ini dibuat manusia tentunya memiliki maksud. Dan menurut pengalaman yang telah kami dapati dan kami analisa, kelebihan kawat baja itu dibuat karena disesuaikan dengan kebutuhan dari satu atau beberapa aplikasi kerja manusia.

Tentunya dengan kelebihan kawat baja yang disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi manusia tertentu, maka aplikasi tersebut akan sangat membutuhkan kawat baja sebagai alat bantunya. Dan produsen kawat baja ini akan terus memproduksi kawat bajanya untuk dijual pada orang-orang yang bekerja pada aplikasi yang cocok untuk penggunaan kawat baja tersebut. Dan beberapa kelebihan dari kawat baja ini diantaranya adalah :
  • Memiliki nilai breaking load yang tinggi.
  • Tahan terhadap gesekan.
  • Tahan terhadap sinar matahari langsung.
  • Daya tahan lebih lama. ( jika digunakan dengan benar )
Nah setelah kita tahu tentang kelebihan dari kawat baja ini, tentunya kita juga harus membahas tentang kekurangan kawat baja itu sendiri. Dan jika dikaitkan dengan aplikasinya, kekurangan dari kawat baja ini berarti tidak cocok digunakan pada aplikasi tertentu yang justru membutuhkan hal yang ada pada kekurangan kawat baja ini atau hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh kawat baja ini. Beberapa kekurangan dari kawat baja ini diantaranya adalah :
  • Tidak flexible ( tidak mudah dibawa kemana-mana dan disimpan diberbagai tempat ).
  • Dapat merusak permukaan beban angkatnya jika bersentuhan langsung antara kawat baja dan objek angkatnya.
  • Tidak lentur, sehingga sulit ditekuk.
  • Tidak tahan terhadap karat dalam waktu yang lama.
Nah sekarang kita sudah tau tentang kelebihan dan kekurangan kawat baja ini. Sekarang kita akan sedikit bahas tentang aplikasi yang cocok dan tidak cocok untuk penggunaan kawat baja ini. Yang pertama kita akan bahas tentang aplikasi yang cocok untuk penggunaan kawat baja ini, dan beberapa aplikasi tersebut diantaranya :
  • Heavy Lift
  • Towing
aplikasi diatas sangatlah beragam dan banyak jumlahnya, sehingga kami hanya menyebutkannya secara umum saja, tidak secara spesifik. Sedangkan untuk aplikasi yang tidak cocok dengan penggunaan kawat baja ini sendiri adalah :
  • Lashing
  • Lifting beban yang mudah tergores.
  • Penggunaan aplikasi di area yang rawan korosi seperti pinggir pantai ataupun tengah laut.
Untuk aplikasi yang terakhir, kawat baja masih dipaksa untuk digunakan walau daerah tersebut rawan korosi, sehingga perlu sering mengganti kawat baja dengan yang baru. Aplikasi tersebut adalah Oil and Gas yang dominan aplikasinya digunakan di tengah laut lepas, sehingga tentunya besi dan baja sangat mudah berkarat disana. Untuk itu perlu dibutuhkan kawat baja khusus pada aplikasi ini. Jika anda membutuhkan kawat baja untuk berbagai macam aplikasi dengan jenis dan ukuran yang beragam, anda dapat mengunjungi website resmi kami di www.asmarines.com

FUNGSI TALI TAMBANG TALI PP - www.asmarines.com

FUNGSI TALI TAMBANG TALI PP

Setelah kami menjelaskan fungsi dari tali tambang manila dan juga tali tambang nilon, maka pada artikel kami kali ini kami akan coba untuk membahas tentang fungsi tali tambang tali PP yang saat ini banyak sekali digunakan oleh para user yang bekerja di industri-industri berat maupun industri ringan.

Tali PP banyak dipilih orang-orang karena daya tarik atau nilai breaking loadnya yang tinggi dan yang paling terpenting adalah harganya yang terjangkau. Tapi sebelum kami menjelaskan tentang fungsi tali tambang tali PP ini, kami akan memberi informasi sedikit mengenai jenis dari tali tambang tali PP ini. Ada dua jenis tali PP yaitu :
  • Tali tambang tali PP Monofilament
  • Tali tambang tali PP Multifilament
Agar anda dapat membedakannya, tali tambang PP mono memiliki ciri khas atau karakteristik sebagai berikut :
  • Warna putih strip biru
  • Permukaan kasar
  • Mengambang di air.
  • Tidak tahan terhadap bahan kimia
  • Tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung
  • Daya gesek kurang baik
Sedangkan untuk tali tambang PP multi memiliki ciri khas atau karakteristik sebagai berikut :
  • Warna putih polos
  • Permukaan lebih halus dari tali PP mono
  • Sedikit tenggelam di air
  • lebih tahan terhadap gesekan
  • Tidak tahan terhadap bahan kimia
  • Tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung
Poin-poin diatas adalah masing-masing penjelasan tentang perbedaan dari kedua jenis tali tambang tali PP tersebut. Jadi jangan sampai anda salah dalam melihat fisik dari kedua jenis tali tambang tali PP ini. Karena beda jenis apakah berbeda pula fungsinya di Lapangan??. Sedangkan untuk fungsi dari masing-masing jenis tali tambang tali PP diatas yaitu diantaranya :

FUNGSI TALI TAMBANG TALI PP MONO

Pada aplikasinya di lapangan, tali tambang PP mono dan PP multi tentunya memiliki perbedaan. Untuk itu kami akan coba menjelaskan tentang fungsi dari kedua jenis tali PP tersebut. Pertama-tama kami akan coba untuk menjelaskan fungsi tali tambang tali PP mono. Untuk fungsinya sendiri di lapangan, tali tambang tali PP mono ini memiliki fungsi :
  • Lashing
  • Mooring
  • Towing

FUNGSI TALI TAMBANG TALI PP MULTI

Pada aplikasinya, tali tambang tali pp multi memiliki fungsi yang lain dengan tali tambang tali PP mono. Beberapa fungsi dari tali tambang tali pp multi ini diantaranya :
  • Lashing
  • Mooring
  • Towing
Wow ternyata fungsinya juga sama saja. Tetapi apa yang membuat perbedaaan dari kedua jenis tali tambang tali PP ini ya?
Jawabannya adalah dari segi ketahanan, karena tali tambang PP multi lebih tahan terhadap gesekan, sehingga tali tambang tali PP multi lebih unggul dalam hal ketahanannya jika dibandingkan dengan tali PP mono.

Jika anda ingin mengetahui artikel tentang tali PP multi dan tali PP mono secara lengkap, silahkan kunjungi artikel website resmi kami pada sumber artikel dibawah ini :

Sumber artikel :

GRADE TALI MANILA - www.asmarines.com

GRADE TALI MANILA

Perlu kita ketahui bersama, bahwa sebuah barang pasti memiliki yang namanya perbedaan kualitas atau dapat juga kita sebut dengan grade. Dan perbedaan kualitas atau grade tersebut biasanya dapat anda lihat atau dapat anda bedakan melalui harga dan juga fisiknya.

Fisiknya terlihat kokoh, keras maupun kuat biasanya menunjukkan bahwa barang tersebut memiliki kualitas yang bagus. Jika anda ingin lebih detail mengetahui kualitas atau grade dari barang tersebut tentunya anda akan melihat pada bagian spesifikasi dari barang tersebut, sehingga anda dapat membedakan mana barang yang bagus dan mana barang yang kurang bagus.

Hal ini juga berlaku pada saat anda memilih tali manila saat anda ingin membelinya. Tali manila juga dapat anda bedakan kualitasnya atau grade tali manila tersebut. Caranya juga sama yaitu dengan melihat bentuk fisiknya dan juga spesifikasinya. Apa saja yang perlu anda ketahui dalam melihat bentuk fisik dari tali manila yang bagus?? jawabannya adalah pada pon-poin berikut ini :
  • Padat dan serabut yang keluar tidak banyak
  • Lebih keras, yang berarti bahan yang dibuat adalah bahan berkualitas dan tidak sedikit serat.
  • Berwarna coklat lebih tua tidak terlalu berwarna coklat muda.
Poin-poin tersebut adalah cara yang dapat anda lakukan untuk melihat fisik dari tali manila yang ingin anda beli. Tetapi jika anda ingin lebih pasti, anda juga bisa dapat melihat spesifikasi dari tali manila tersebut seperti yang sudah kami jelaskan pada poin mengecek spesifikasi diatas. Beberapa spesifikasi grade tali manila dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu diantaranya :
  1. Grade I : Masing-masing dari tiga untainya terdapat benang hitam.
  2. Grade II : Pada dua untainya terdapat benang hitam,
  3. Grade II : Pada satu untainya terdapat benang hitam.
Dan bukan hanya itu, anda juga dapat melihat spesifikasi breaking loadnya, yaitu dapat anda lihat pada poin-poin dibawah ini :
  • Grade I : untuk tali ukuran 3", harus memiliki breaking load 4.5 ton
  • Grade II : untuk tali ukuran 3", harus memiliki breaking load 4 ton
  • Grade III : untuk tali ukutan 3", harus memiliki breaking load 3.5 ton
Jadi jika anda melihat tali manila dengan spesifikasi dibawah dari apa yang sudah kami sebutkan diatas, maka dapat dipastikan tali manila tersebut memiliki kualitas atau grade tali manila yang tidak bagus. Dan jika anda ingin membeli sesuai dengan grade kebutuhan anda, maka kami sarankan untuk melihat grade breaking load yang sudah kami sebutkan diatas.

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam tentang tali manila dan kualitasnya, silahkan kunjungi artikel website resmi kami yang lebih lengkap pada sumber artikel dibawah ini.

Sumber artikel :

FUNGSI TALI TAMBANG NILON - www.asmarines.com

FUNGSI TALI TAMBANG NILON

Nilon adalah nama dari serat buatan manusia yang di claim sebagai serat paling kuat yang pernah dibuat manusia. Mungkin kebanyakan orang mengerti tali nilon adalah sebagai salah satu bahan untuk membuat pakaian, tas, jaket dan lain-lain yang berhubungan dengan industri Garmen.

Padahal fungsi dari tali tambang nilon bukan hanyalah digunakan pada industri garmen yang seperti kita ketahui bersama. Sedangkan perlu anda ketahui, tali tambang nilon ini memiliki karakteristik khusus sehingga banyak digunakan orang di berbagai industri. Beberapa karakteristik Tali Tambang Nilon ini diantaranya dapat merenggang 10% dari panjangnya. Karakteristik lainnya yaitu Tali Tambang Nilon mempunyai sifat licin, enteng dan tahan terhadap gesekan. Juga tahan terhadap air laut namun tidak tahan terhadap asam-asam kimia semacam acid dan alkali. Karena licinnya maka bila membuat mata dari Tali Tambang Nilon diperlukan kemampuan khusus untuk menganyamnya masuk dalam untai-untainya paling sedikit 4x bahkan lebih baik 6x. Beberapa karakteristik tali tambang nilon lainnya secara lengkap dapat anda lihat pada artikel kami disini>>

Sedangkan untuk fungsi dari tali tambang nilon ini sendiri terbagi kedalam beberapa industri yaitu diantaranya :

  1. Garmen
  2. Perkapalan
  3. Konstruksi
  4. Oil and Gas
Sedangkan untuk fungsi selain pada industri garmen yang berkaitan dengan kegunaannya sendiri, tali tambang nilon ini khusus digunakan untuk aplikasi berat yaitu :
  • Lifting
  • Towing
  • Mooring
fungsi tali tambang nilon


Pada Industri Berat, tali tambang nilon dimanfaatkan kekuatannya untuk menarik ataupun mengangkat barang yang berbobot berat. Sedangkan pada Industri Garmen seperti yang sudah kami jelaskan diawal adalah sebagai bahan untuk pembuatan pakaian, tas, jaket, dll.

Jika anda ingin mengetahui artikel kami lebih lengkap silahkan kunjungi sumber artikel di website resmi kami dibawah ini :

Sumber artikel :