Tampilkan postingan dengan label Web Sling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web Sling. Tampilkan semua postingan

FUNGSI WEBING SLING - www.asmarines.com

FUNGSI WEBBING SLING

Saat ini mulai banyak perusahaan-perusahaan yang mulai melirik untuk menjual webing sling dengan kualitas yang bervariasi dan merk yang beraneka macam pula. Tentunya hal ini menjadi sebuah pertanyaan, kenapa saat ini webing sling mulai banyak dijual oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia?.

Hal ini dapat kami jawab sedikit dengan jawaban berdasarkan fungsi dari webing sling itu sendiri. Tentunya webing sling memiliki fungsi yang mulai banyak diminati dan dibutuhkan oleh user di Indonesia, karena buktinya webing sling sudah mulai banyak atau mulai tinggi permintaannya di pasar.

Apa saja sih sebenarnya fungsi dari webing sling ini? Beberapa fungsi umum dari webing sling ini diantanya adalah :
  • Alat Angkat
  • Alat Ikat
Fungsi tersebut adalah fungsi secara garis besar, sehingga walaupun memiliki fungsi yang sedikit, tetapi cakupan dari fungsi tersebut sangatlah banyak dan bervariasi. Beberapa industri yang biasa membutuhkan webing sling sebagai alat bantu kerjanya diantaranya adalah :
  • Perkapalan
  • Pergudangan
  • Pabrik
  • Konstruksi
  • Cargo
  • Transportasi
  • Rumah Tangga
  • dll
Dapat anda lihat sendiri setelah kami rincikan diatas, tentunya fungsi dari webing sling saat ini sudah sangat meluas diberbagai industri.






Sumber artikel :

JENIS WEBING - www.asmarines.com

JENIS WEBING

Webing adalah serat buatan yang disebut dengan polyester yang dijahit dan dirangkai menjadi kesatuan yang berbentuk memanjang, yang webing ini sendiri merupakan bentuk dasar dari webing sling yang banyak digunakan untuk aplikasi lifting. Webing saat ini banyak sekali peminatnya baik dalam kalangan pekerja berat maupun pekerja berat. Untuk itu kali ini kami akan membagikan sedikit informasi mengenai jenis webing yang ada saat ini.

Beberapa jenis webing yang ada saat ini diantaranya adalah :
  • Webing Sling
  • Ratchet Strap
  • Body Harness
  • Belt
Untuk jenis webing yang pertama yaitu webing sling. Webing sling adalah webing yang dikedua ujungnya diberi mata kait agar dapat digunakan untuk mengangkat barang. Webing sling sendiri dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu :
  1. Webing Sling Eye to Eye
  2. Webing Sling Endless ( Round Sling )
Jenis webing sling


Untuk jenis webing yang kedua yaitu ratchet strap. Ratchet Strap adalah webing yang diberi gesper untuk mengunci yang fungsinya untuk mengikat barang, biasanya ratchet strap digunakan untuk mengikat cargo dan semacamnya.

Jenis Webing Ratchet Strap


Jenis webing yang ketiga yaitu Body Harness. Body Harness adalah webbing yang dirangkai menjadi bentuk seperti pengikat tubuh yang fungsinya sebagai alat keselamatan pekerja yang bekerja di ketinggian agar pekerja tersebut dapat terikat dan tidak jatuh.

Jenis Webing Body Harness


Jenis webing yang terakhir adalah belt. Belt adalah webing yang umum digunakan orang dan kegunaannya pun banyak yaitu sebagai sabuk, beberapa aplikasi yang menggunakan webing belt ini adalah mobil yang digunakan sebagai sabuk pengaman, kemudian sabuk rompi perang, dll.

Jenis Webing Belt

Sumber artikel :


TIPE WEBING SLING - www.asmarines.com

TIPE WEBING SLING

Webing sling adalah webing yang terbuat dari serat sintetis buatan yang disebut dengan serat polyester dimana dikedua ujungnya diberi mata kait yang digunakan bersamaan dengan alat kait. Webing Sling saat ini banyak digunakan oleh para user dari berbagai macam industri karena memang kegunaannya yang semakin banyak dibutuhkan user tersebut di Lapangan.

Webing Sling memiliki beberapa tipe yang tentunya akan coba kami jelaskan pada artikel kami kali ini. Beberapa tipe dari webing sling yaitu diantaranya adalah :

  • Eye to Eye Webing Sling
  • Endless Webing Sling ( Round Sling )
Tipe webing sling


Untuk penjelasan dari kedua tipe webing sling tersebut diantaranya adalah yang pertama eye to eye webing sling yaitu webing sling yang memiliki mata kait dikedua ujungnya. Sedangkan endless webing sling atau round sling adalah webing sling yang berbentuk lingkaran sehingga tidak memiliki ujung.

Kedua tipe webing sling ini sama-sama digunakan untuk mengangkat barang, tetapi bedanya adalah pada objek angkatnya. Eye to Eye webing sling biasa digunakan untuk mengangkat beban yang membutuhkan alat bantu kait contoh hook dan shackle. Sedangkan round sling atau endless webing sling biasa digunakan pada objek angkat yang tidak membutuhkan alat bantu kait contoh seperti pipa.

Kedua tipe webing sling tersebut dapat anda bedakan ukuran dan kekuatan angkatnya lewat warna dan jumlah strip jahitan pada badannya. Untuk itu anda jangan asal membeli webing sling untuk mengangkat beban yang anda butuhkan, tetapi kategorikan terlebih dahulu beban angkat yang anda butuhkan untuk mengangkat dengan webing sling tersebut agar nantinya tidak terjadi kecelakaan kerja di tempat anda bekerja.

WEBING BERKUALITAS - www.asmarines.com

WEBING BERKUALITAS

Saat ini banyak sekali perusahaan yang menjual webing yang tidak berkualitas. Untuk itu kali ini kami akan coba untuk menjelaskan mana yang termasuk dalam kategori webing berkualitas dan tidak, sehingga anda tentunya tidak salah dalam membeli webing. Karena jika sampai anda salah dalam membeli webing yang tidak berkualitas tentunya ada beberapa hal yang akan anda dapatkan yaitu :
  • Kecelakaan kerja
  • Kerugian Materi
  • Pinalti
Beberapa hal tersebut tentunya akan membuat anda mengalami kerugian yang sangat banyak dan hingga bisa membuat perusahaan anda terkena pinalti bahkan ditutup karena salahnya pembelian pada webing tersebut.

Berikut ini adalah beberapa ciri yang dapat anda ketahui dari webing yang berkualitas yaitu diantaranya :
  • Bersertifikat
  • Seratnya rapat
  • Tertulis Safety factor 7 : 1 atau lebih
Jika anda menemukan webing yang memiliki ciri-ciri seperti yang telah kami sebutkan diatas, maka dapat dipastikan bahwa webing yang anda lihat adalah webing yang berkualitas. Tetapi jika sebaliknya, jika anda tidak melihat beberapa dari ketiga faktor tersebut, maka kami sarankan untuk tidak membelinya.

Sumber artikel :

TIPE TALI SLING - www.asmarines.com

TIPE TALI SLING

Tali Sling memiliki arti yaitu tali yang disalah satu ujungnya ataupun dikedua ujungnya diberi mata kait dari tali itu sendiri dengan dibuat melingkar dan disambungkan dengan pertemuan ujung tali tersebut. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

Tipe Tali Sling Baja


Dari gambar tersebut, kami harapkan anda dapat membuat gambaran sendiri dari pengertian tali sling yang telah kami terangkan sedikit diatas, sehingga dapat anda memahami pengertian dari tali sling tersebut dengan bahasa anda sendiri.

Tali sling memiliki tipe tali sling yang berbeda-beda, tergantung dari material pembuatnya. Beberapa tipe tali sling yang biasa dijumpai atau digunakan oleh user diantaranya :

  • Tipe Tali Sling Baja yaitu tali sling yang terbuat dari material baja.
  • Tipe Tali Sling Sintetis yaitu tali sling yang terbuat dari material sintetis.
Tipe tali sling baja banyak disebut orang dengan sebutan wire rope sling, kawat seling dan kabel seling, tergantung dari kebiasaan para user menyebutnya di Lapangan. Tipe tali sling baja ini memiliki karakteristik yang sangat kuat karena memang materialnya sendiri yang terbuat dari Baja. Tipe tali sling baja biasa digunakan pada aplikasi angkat dan juga tarik dengan beban yang sangat berat tentunya. Berikut ini adalah gambar dari Tali sling Baja.

Tali Tali Sling Baja 2


Tipe Tali sling yang kedua adalah tipe tali sling sintetis. Tali sintetis disini dibagi menjadi dua tipe yaitu webbing dan tali. Kedua tipe tali sling sintetis tersebut sama-sama terbuat dari serat sintetis, tetapi bentuk dan cara pembuatannya berbeda, serta penggunaannya di Lapangan pun berbeda. Kami akan mencoba menjelaskannya satu persatu, agar anda dapat mengerti perbedaannya.

Tipe Tali Sling Sintetis yang pertama adalah tipe tali sling webbing, yaitu serat sintetis yang dijahit dengan jahitan pipih. Tali Sling Webbing ini banyak digunakan untuk aplikasi angkat yang objek angkatnya rentan terhadap gesekan benda keras, sehingga webbing sling yang memiliki permukaan pipih ini dapat menjadi pilihan untuk anda dalam mengangkat beban yang rentan rusak. Berikut ini adalah gambar dari tipe tali sling webbing.

Tipe Tali Sling Sintetis Webbing

Untuk tipe tali sling yang kedua yaitu tipe tali sling standard, yaitu serat sintetis yang dibentuk dari kumpulan serat hingga membentuk strand dan kemudian masing-masing strand tersebut dipilin hingga membentuk tali. Tali sling sintetis standar ini juga banyak digunakan untuk aplikasi angkat, tetapi bedanya tipe tali sling standard ini juga dapat digunakan untuk aplikasi tarik. Untuk kekuatan angkat atau tarik beban dari tipe tali sling standard ini juga memiliki variasi, tergantung dari ukuran tali itu sendiri. Berikut adalah contoh gambar dari tali sling sintetis standard tersebut :
Tipe Tali Sling Standard

Sumber Artikel :




KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WEBBING SLING DIBANDINGKAN WIRE ROPE SLING - www.asmarines.com

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WEBBING SLING DIBANDINGKAN WIRE ROPE SLING

Dalam kegunaannya di Lapangan, webbing sling memiliki kelebihan atau keunggulannya sendiri, sehingga banyak orang memilih webbing sling untuk membantu pekerjaannya di Lapangan. Kelebihan dari webbing sling itu tentunya merupakan nilai lebih yang dimiliki oleh webbing sling untuk mempermudah kebutuhan manusia untuk digunakan sebagai alat angkat dan alat ikat.

Webbing sling banyak digunakan manusia untuk aplikasi berat maupun ringan, sama halnya seperti wire rope sling, chain sling dan juga rope sling. Tetapi ada beberapa hal yang membuat webbing sling lebih dipilih digunakan sebagian orang untuk membantu pekerjaannya di Lapangan. Beberapa hal tersebut lah yang dapat dikatakan sebagai kelebihan dari webbing sling itu sendiri.

KELEBIHAN WEBBING SLING DIBANDINGKAN WIRE ROPE SLING

Kenapa Webbing sling ini dapat menggantikan fungsi wire rope sling, chain sling dan juga rope sling?? Tentunya webbing sling ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh wire rope sling, chain sling dan juga rope sling. Kelebihan dari webbing sling tersebut diantaranya :
  1. Lebih ringan sehingga lebih mudah diaplikasikan dengan tangan saat memasangnya.
  2. Lebih flexible karena dapat dibawa kemana-mana dan digunakan untuk berbagai aplikasi angkat dan lifting.
  3. Tidak dapat berkarat karena bahan dasarnya yang terbuat dari serat sintetis.
  4. Tidak dapat merusak permukaan benda yang diangkatnya, karena bahan dasarnya yang empuk sehingga bersahabat dengan permukaan benda yang halus dan empuk.
  5. Mudah diinspeksi walaupun sudah berkali-kali digunakan. 
Dari poin-poin tentang kelebihan dari webbing sling yang telah kami sebutkan diatas tersebut, tentunya tidak lengkap jika kami tidak menjelaskan tentang kekurangan dari webbing sling ini.

KEKURANGAN WEBBING SLING DIBANDINGKAN WIRE ROPE SLING

Jika anda membahas tentang kelebihan, pastinya juga ada kekurangan karena semua benda buatan manusia pasti memiliki kekurangan. Kekurangan dari webbing sling dibandingkan dengan wire rope sling itu sendiri diantaranya :
  1. Tidak dapat digunakan ditempat yang terkena paparan sinar matahari langsung.
  2. Breaking load dari webbing sling dapat berkurang jika terendam air.
  3. Permukaan webbing sling dapat rusak jika terkena gesekan dengan benda kasar saat digunakan untuk mengangkat benda, sehingga dapat membahayakan orang disekitarnya jika webbing sling tersebut sampai putus karena tergesek benda lain ataupun benda yang diangkatnya.
Dari kelebihan dan kekurangan dari webbing sling dibandingkan dengan wire rope sling yang telah kami jelaskan diatas, kami harap anda dapat menentukan alat lifting apa yang anda butuhkan untuk kebutuhan anda di Lapangan. Jika anda memiliki pertanyaan seputar webbing sling silahkan hubungi marketing staff atau technical staff kami dengan mengunjungi website resmi kami www.asmarines.com

Sumber Artikel :

PERBEDAAN WEBBING SLING DAN WIRE ROPE SLING - www.asmarines.com

PERBEDAAN WEBBING SLING DAN WIRE ROPE SLING

Sebuah alat atau benda diciptakan para penemu tentunya memiliki kegunaan yang dapat memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaannya. Salah satu dari sekian banyak benda-benda ciptaan manusia yang dapat memudahkan pekerjaannya adalah webbing sling dan wire rope sling.

Kedua benda ini diciptakan sama-sama untuk memudahkan manusia dalam melakukan aplikasi angkat dan juga tarik. Tetapi kedua benda ini tentunya memiliki perbedaan, karena seperti yang sudah kami jelaskan diatas, bahwa sebuah benda diciptakan manusia pasti memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.

Perbedaan webbing sling dan wire rope sling yang dapat anda lihat dengan mudah adalah dari segi materialnya, karena memang wire rope sling diproduksi menggunakan besi sedangkan webbing sling diproduksi menggunakan serat sintetis.

Yang ingin kami jelaskan disini adalah perbedaan webbing sling dan wire rope sling dari segi fungsinya di Lapangan. Hal ini kami rasa butuh untuk diberikan penjelasan karena kami harapkan dapat membantu anda dalam menentukan pilihan anda dalam menggunakan salah satu dari kedua alat angkat ini untuk digunakan pada aplikasi anda nantinya.

PERBEDAAN WEBBING SLING DAN WIRE ROPE SLING

perbedaan webbing sling dan wire rope sling jika dilihat dari segi kegunaannya diantaranya adalah sebagai berikut :

KEGUNAAN WEBBING SLING

Dalam kegunaannya di Lapangan webbing sling biasa digunakan manusia untuk :
  • Mengangkat benda yang rawan rusak permukaannya.
Maksudnya adalah karena webbing sling terbuat dari serat sintetis yang cenderung bersahabat dengan permukaan benda, sehingga saat webbing sling digunakan untuk mengangkat benda tersebut, permukaan dari benda tersebut tidak akan tergores. Berbeda dengan wire rope sling yang terbuat kawat besi atau baja yang kasar dan keras sehingga dapat menggores permukaan yang halus dan lunak.
  • Mengikat kargo atau barang.
Maksudnya adalah karena webbing sling terbuat dari serat sintetis, tentunya hal ini membuat webbing sling memiliki karakteristik lebih flexible / lentur sehingga mudah untuk ditekuk dan dilingkarkan pada permukaan benda tanpa merusak webbing sling itu sendiri. Berbeda dengan wire rope sling yang terbuat dari kawat besi dan baja yang tentunya lebih kaku jika dibandingkan dengan webbing sling.
  • Dapat digunakan pada manusia ( khusus webbing ).
Maksudnya adalah webbing sling ini sendiri tidak dapat melukai atau menggores tubuh manusia jika digunakan pada manusia itu sendiri, karena permukaan dari webbing sling ini sendiri yang empuk dan lentur sehingga aman digunakan pada manusia, contohnya pada sabuk pengaman mobil, safety harness, tali parasut dan lain-lain. Berbeda dengan wire rope sling yang memiliki karakteristik keras dan juga kasar yang jika digunakan berdekatan dengan manusia tentunya sangat beresiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja.

Sumber Artikel :

JENIS WEBBING BERDASARKAN ANYAMAN - www.asmarines.com

JENIS WEBBING BERDASARKAN ANYAMAN

Setelah kami membahas tentang jenis webbing berdasarkan materialnya, maka sekarang kami akan membahas tentang jenis webbing berdasarkan anyamannya. Hal ini dilakukan agar anda dapat memilah webbing mana yang cocok untuk kebutuhan anda di Lapangan nantinya.

Berdasarkan jenis anyamannya, jenis webbing sling dibagi menjadi 2 tipe yaitu diantaranya adalah :
  1. Webbing anyaman pipih / datar
  2. Webbing anyaman tabung / tubular
Dari kedua tipe tersebut, dibawah ini akan kami jelaskan satu-persatu lebih mendetail agar anda dapat mengetahuinya lebih dalam.

JENIS WEBBING ANYAMAN PIPIH / DATAR

JENIS WEBBING ANYAMAN PIPIH / DATAR


















Webbing tipe ini adalah webbing yang dianyam dengan anyaman yang padat tanpa lubang diujungnya. Webbing tipe anyaman datar ini tersedia dalam berbagai macam ukuran dan kekuatan, karena memang bentuknya sangat cocok dengan berbagai macam aplikasi. Sementara bentuk datarnya sangat sesuai untuk aplikasi dimana material dijahit langsung ke produk yang lebih besar. Namun Webbing tipe anyaman datar ini dapat rentan terhadap abrasi karena sifatnya yang lebih kaku dibandingkan dengan anyaman tabung / tubular.

JENIS WEBBING ANYAMAN TABUNG / TUBULAR

JENIS WEBBING ANYAMAN TABUNG / TUBULAR



















Webbing tipe ini adalah webbing yang dianyam dengan bentuk menyerupai tabung, sehingga webbing dengan anyaman tipe ini berbentuk seperti selongsong yang terbuat dari serat. Webbing ini dapat digunakan untuk melindungi permukaan sebuah tali, kawat maupun benda yang dapat masuk pada selongsong webbing ini. Webbing tipe tabung ( tubular ) ini juga rentan terhadap abrasi, tetapi lebih memiliki kelenturan karena teknik jahitnya yang tidak setebal webbing dengan anyaman datar yang lebih tebal.

Kami adalah perusahaan distributor alat-alat kapal yang menjual webbing sling, jika anda membutuhkan webbing sling yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, silahkan kunjungi website kami di www.asmarines.com.

Sumber artikel :

JENIS WEBBING BERDASARKAN MATERIAL - www.asmarines.com

JENIS WEBBING BERDASARKAN MATERIAL

Jenis Webbing dapat dibedakan menjadi 2 sebab, yaitu jenis webbing berdasarkan materialnya dan yang kedua adalah jenis webbing berdasarkan tipe anyamannya. Sebelum kami menjelaskan hal ini, ada baiknya anda ketahui dulu pengertian dari Webbing ini. Webbing adalah anyaman / tenunan kain yang kuat yang terdiri dari serat-serat sintetis berupa benang-benang yang dibuat dari reaksi kimia tertentu.

Dan jenis webbing berdasarkan materialnya antara lain adalah :
  1. Webbing Nilon
  2. Webbing Polyester
  3. Webbing Polypropylene
  4. Webbing Kevlar

JENIS WEBBING MATERIAL NILON

Webbing Nilon ini dibuat dengan bahan nilon yang umumnya digunakan pada aplikasi outdoor atau aplikasi yang ada diluar ruangan. Nilon digunakan sebagai pilihan untuk penggunaan aplikasi outdoor karena memiliki karakteristiknya yang kuat dan elastis, selain itu nilon memiliki kelebihan yaitu tahan terhadap sinar matahari langsung. Webbing Nilon ini tidka akan berkurang lebih dari 30% kekuatannya / nilai breaking loadnya walaupun digunakan dibawah terik sinar matahari langsung selama berhari-hari.

Webbing tipe nilon ini tidak disarankan untuk alat pengikat tempat tidur gantung untuk aplikasi pendakian, karena nilon memiliki karakteristik lain yaitu menyerap air dan akan menjadi lebih berat, sehingga membahayakan orang yang tidur didalamnya jika pengait kasur tersebut lepas karena kelebihan berat.

JENIS WEBBING MATERIAL POLYESTER

Webbing Polyester ini dibuat dari bahan polyester atau serat sintetis buatan yang dapat digunakan juga pada aplikasi outdoor atau aplikasi yang ada diluar ruangan / tempat terbuka. Serat polyester ini dibuat menggunakan serangkaian reaksi kimia, yang mana dibuat dari petroleum / minyak bumi, batu bara, udara dan air.

Reaksi kimia antara petroleum atau minyak bumi dengan zat-zat lain seperti alkohol dan corboxyl acid atau dapat disebut dengan istilah monomer atau ester. Proses ini dilakukan pada suhu tinggi didalam ruangan hampa, yang mana biasa disebut dengan istilah polimerisasi. Dari proses polimerasi tersebut akan menghasilkan biji polyester yang nantinya akan diproses lagi menjadi serat-serat yang panjang dan halus yang dapat anda sebut dengan proses filament.

Benang-benang halus yang dihasilkan pada proses filament tadi digabung menjadi satu kemudian dipintal menjadi benang-benang yang memiliki kekuatan yang berbeda dengan benang jahit biasa.

Polyester memiliki karakteristik cukup stabil terhadap cahaya UV atau sinar matahari langsung dan tidak dapat menyerap air. Untuk kekuatan dari serat polyester ini juga tidak berbeda jauh dengan nilon, yaitu sekitar 90% yang artinya perbedaan kekuatan dari nilon dan polyester ini adalah 10%. Karakteristiknya yang tidak menyerap air ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk aplikasi climbing dan juga untuk tempat tidur gantung.

Kekurangan dari serat polyester ini adalah tingkat elastisitasnya yang kurang dan juga tidak dapat tahan terlalu lama dibawah sinar UV langsung ( tidak dapat dijemur langsung selama berjam-jam, bahkan berhari-hari ).

JENIS WEBBING MATERIAL POLYPROPYLENE

Jenis Webbing tipe polypropylene ini adalah webbing yang dibuat dari bahan polypropylene yaitu sebuah polimer termo plastik yang dibuat oleh industri kimia dan digunakan dalam berbagai aplikasi , yang salah satunya adalah pembuatan webbing ini sendiri.

Polypropylene pertama kali dipolimerisasi pada tahun 1951 oleh sepasang ilmuwan petroleum Philips bernama Paul Hogan dan Robert Banks dan kemudian dilanjutkan oleh ilmuwan italia dan jerman Natta dan Rehn. Dan pada tahun 1954, proses polimerisasi ini disempurnakan oleh Profesor Giulio Natta dari Italia. Natta menyempurkan dan mensintesis resin polypropylene pertama di Spanyol, dan menghasilkan proses polimerisasi yang memiliki kemampuan poliprepilena untuk mengkristal. Pada tahun 1957, popularitasnya meledak dan meluasnya di seluruh eropa dan hari ini Polypropylene menjadi salah satu plastik yang paling banyak diproduksi di dunia.

Bahan Polypropylene ini memiliki karakteristik tahan terhadap zat kimia, memiliki tingkat elastisitas yang bagus tetapi sangat kuat, dapat kembali kebentuk semua walaupun telah mengalami proses penarikan dan penekukan.

Kelemahan dari bahan / material ini adalah rentan terhadap sinar UV / cahaya matahari langsung karena dapat meleleh jika terlalu lama terpapar sinar matahari, sangat mudah terbakar dan rentan terhadap oksidasi.

JENIS WEBBING MATERIAL KEVLAR

Jenis Webbing tipe kevlar adalah webbing yang dibuat dari bahan kevlar yaitu bahan yang terbuat dari serat sintetis yang dikenal dengan nama serat polimer atau poly-paraphenylene terephthalamide yang dicampur dengan serat nilon, tevlon, lycra dan polyester.

poly-paraphenylene terephthalamide / kevlar diciptakan pertama kali pada tahun 1965 oleh Stephanie Kwolek saat dia bekerja di DuPont. Selanjutnya bahan ini dikembangkan oleh perusahaan Du-Pont dan dikomersialkan pertama kali pada tahun 1970an sebagai pengganti baja pada produk ban untuk keperluan balap / lomba. Bahan ini banyak digunakan pada ban, layar kapal, rompi anti peluru dan salah satunya juga merupakan bahan pembuat webbing karena kekuatan dan keelastisitasan dari bahan ini sendiri.

Bahan ini disebut-sebut memiliki kekuatan lima kali lebih kuat dari baja dengan berat yang sama. Bahan dari Kevlar ini memiliki kekuatan yang besar dan juga kekuatan terhadap abrasi yang tinggi. Bobot dari kevlar ini sangatlah ringan sehingga bahan ini sangat flexible untuk dibawa kemana-mana.

Kelemahan dari kevlar ini sendiri adalah ketahanannya terhadap degradasi UV sangat rendah, sehingga tidak akan tahan dibawah paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 40 jam. Bahan Kevlar ini dapat kehilangan kekuatannya hingga 50% saat terkena paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 40 jam, sehingga sangat berbahaya sekali jika anda menggunakan webbing tipe kevlar ini saat di Lapangan yang mendapat paparan matahari langsung.


Kami adalah perusahaan Distributor dan Importir alat-alat kapal yang menjual webbing sling dengan bahan polyester yang telah kami jelaskan diatas tentang karakteristiknya. Jika anda membutuhkan webbing sling untuk kebutuhan lifting dan lashing anda silahkan kunjungi website kami www.asmarines.com.

JENIS WEBBING SLING - www.asmarines.com

JENIS WEBBING SLING

Sebelum kami membahas jenis webbing sling, ada baiknya kami menjelaskan sedikit tentang webbing dan webbing sling agar anda dapat mengetahui dengan pasti perbedaan diantara keduanya. Webbing adalah anyaman / tenunan dari benang-benang yang kuat dan dibuat berbentuk datar / pipih dan juga berbentuk tabung dengan ukuran lebar yang berbeda-beda, tergantung pada kekuatan yang ingin diaplikasikan pada webbing tersebut. Webbing dibuat sebagai alat pengganti tali yang fungsinya antara lain adalah sebagai alat panjat, pembuatan furniture, alat keamanan kendaraan, parasut, perlengkapan militer, dll.

Jenis-Webbing-Pipih-dan-Tabung














Sedangkan Webbing Sling adalah webbing yang ujungnya ditekuk dan dijahit sehingga berbentuk mata di masing-masing ujungnya, yang fungsinya sebagai alat kait. Dan tidak hanya itu, webbing sling dengan dengan tipe endless adalah webbing yang dijahit berbentuk melingkar / lingkaran agar dapat dikaitkan pada sebuah benda untuk ditarik..

Jenis-Webbing-Sling-Eye-dan-Endless













JENIS WEBBING SLING BERDASARKAN BENTUKNYA

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, jenis webbing sling dibagi menjadi 2 yaitu Eye Webbing Sling dan Endless Webbing Sling. Penjelasan dari kedua webbing tersebut adalah sebagai berikut :

JENIS WEBBING SLING EYE

Eye Webbing Sling adalah tipe webbing sling yang kedua ujungnya memiliki mata sehingga bentuknya menyerupai wire rope sling dan juga chain sling. Dan bukan hanya itu, webbing sling juga dapat mengganti fungsi dari wire rope sling dan juga chain sling untuk aplikasi Lifting dan juga Lashing. Tentunya hal ini membutuhkan sebuah penjelasan, kenapa webbing sling bisa menggantikan fungsi dari Wire Rope Sling dan juga Chain Sling yang bahan dasarnya terbuat dari Besi, sedangkan webbing sling terbuat dari serat polyester.

Sebelum kami menjelaskan tentang hal-hal yang membuat webbing sling dapat menggantikan fungsi dari Wire Rope Sling dan Chain Sling, kami akan menjelaskan sedikit tentang serat polyester ini.

Serat Polyester adalah serat sintetis buatan yang dapat digunakan pada aplikasi outdoor maupun aplikasi indoor. Serat ini dibuat menggunakan serangkaian reaksi kimia, yang mana dibuat dari petroleum / minyak bumi, batu bara, udara dan air. Dari rangkaian proses tersebut maka akan menghasilkan benang-benang halus yang jika digabungkan bersama akan memiliki nilai breaking load yang setara dengan besi dan baja.

Setelah anda mengetahui sedikit tentang polyester, kami akan menjelaskan mengapa webbing sling dapat menggantikan wire rope sling dan juga chain sling??

  • Bahannya yang kuat membuatnya setara dengan kekuatan besi dan baja.
  • Lebih ringan dibandingkan wire rope sling dan baja, sehingga mudah diaplikasikan dengan tangan.
  • Lebih flexible karena dapat dibawa kemana-mana.
  • Tidak dapat berkarat karena webbing sling terbuat dari serat.
  • Tidak merusak permukaan benda yang diangkatnya, karena permukaannya yang empuk dan halus.
  • Mudah untuk diinspeksi saat sudah berkali-kali digunakan.

JENIS WEBBING SLING ENDLESS

Jenis Webbing Sling Endless ini dapat juga disebut dengan round sling. Webbing sling tipe endless ini adalah webbing yang dibuat melingkar / lingkaran yang dibungkus dengan pembungkus dari serat sintetis yang juga terbuat dari bahan yang sama.

Kelebihan dari Webbing Sling Endless ini adalah :
  • Lebih tahan lama, karena memiliki 2 lapisan.
  • Jika mengangkat dengan posisi choker akan membuat posisi angkatnya sempurna dan nilai breaking loadnya pun dapat digunakan secara maksimal.
  • Dengan kapasitas yang sama, webbing sling endless ini lebih tipe dari eye webbing sling karena memang endless ini memiliki 2 lapisan yang tentunya lebih kuat.
Untuk pemesanan dan artikel lebih lengkap silahkan kunjungi website kami www.asmarines.com dibagian page artikel

Sumber Artikel :

FUNGSI WEBBING SLING - www.asmarines.com

FUNGSI WEBBING SLING

Webbing sling adalah sebuah webbing yang ujungnya diberikan jahitan yang membentuk lingkaran sebagai alat kait ( mata kait ). Selain dijahit dengan menambahkan mata kait, pengertian webbing sling yang kedua adalah webbing yang dijahit melingkar agar dapat dikaitkan pada sebuah benda untuk ditarik / diangkat.

Gambar 1

Fungsi Webbing Sling Jahitan Mata Kait














Gambar 2


Fungsi Webbing Sling Jahitan Melingkar


FUNGSI UTAMA WEBBING SLING

Sebuah webbing memiliki fungsi yang bermacam-macam tergantung kebutuhan dari masing-masing penggunanya, tetapi webbing sling memiliki fungsi yang lebih spesifik. Fungsi dari webbing sling ini diantaranya :
  1. Lashing Cargo. Yaitu digunakan untuk mengikat cargo atau barang-barang yang akan dipaketkan baik pada industri transportasi, logging maupun ekspedisi.
  2. Lifting Equipment. Yaitu digunakan untuk mengangkat barang yang berat yang tidak sanggup diangkat oleh manusia atau untuk memudahkan orang dalam mengangkat sebuah benda. Pada aplikasi ini webbing sling banyak digunakan pada Industri perkapalan, Logging dan juga konstruksi. Perlu anda ketahui bahwa penggunaan webbing sling pada aplikasi lifting ini dapat menggantikan fungsi dari wire rope sling dan juga chain sling.
Pada poin kedua kami jelaskan bahwa webbing sling ini dapat menggantikan fungsi dari wire rope sling dan juga chain sling, mengapa bisa begitu??
Hal ini dapat kami jawab berkaitan dengan kelebihan dari webbing sling yang tidak didapat pada wire rope sling dan juga chain sling, yang diantaranya adalah :
  • Lebih Ringan sehingga lebih mudah diaplikasikan dengan menggunakan tangan saat memasangnya.
  • Lebih flexible karena dapat dibawa kemana-mana dan dapat digunakan untuk aplikasi lifting dna juga lashing ( bukan hanya satu aplikasi saja ).
  • Tidak dapat berkarat karena bahan dasarnya yang terbuat dari serat.
  • Tidak merusak permukaan benda yang diangkatnya, karena bahan dasarnya yang empuk sehingga bersahabat dengan permukaan semua jenis benda.
  • Mudah untuk diinspeksi saat sudah berkali-kali digunakan.
Jika anda memiliki pertanyaan mengenai webbing sling atau anda membutuhkan webbing sling untuk aplikasi angkat dan juga lashing anda, silahkan kunjungi website kami di www.asmarines.com.

Sumber artikel :

SEJARAH PEMBUATAN WEBBING SLING - www.asmarines.com

SEJARAH PEMBUATAN WEBBING SLING

Pada awalnya, sejarah pembuatan webbing sling dimulai sejak dimulainya produksi webbing. Webbing itu sendiri adalah sebuah anyaman / tenunan kain yang kuat dan dibuat berbentuk datar atau pipih dan juga berbentuk tabung dengan ukuran lebar yang berbeda-beda. Sama halnya dengan webbing sling, sebuah webbing memiliki nilai breaking load yang berbeda-beda dan perbedaannya dapat anda lihat di jumlah jahitan strip yang ada pada setiap permukaan webbing tersebut.

Awalnya webbing dibuat dengan menggunakan bahan katun yang tipis dan halus, yang aplikasinya digunakan sebagai pengganti tali untuk aplikasi yang ringan. Tetapi seiring perkembangan zaman, bahan pembuat webbing disempurnakan dan diproduksi menggunakan nilon, serat polypropelene dan juga serat polyester sehingga webbing tersebut memiliki nilai breaking load, yang artinya webbing tersebut dapat digunakan untuk aplikasi berat.

Webbing sendiri dibagi menjadi 2 tipe jahitan yaitu :
  1. Webbing Jahitan Pipih
  2. Webbing Jahitan Tabung


WEBBING JAHITAN PIPIH

Webbing tipe ini adalah webbing yang dianyam dengan anyaman padat tanpa lubang diujungnya. Webbing tipe jahitan pipih ini tersedia dalam berbagai macam ukuran dan kekuatan, karena memang bentuknya sangat cocok untuk digunakan di berbagai macam aplikasi. Sementara bentuknya datarnya sangat sesuai untuk mengikatkannya pada benda yang lebih besar. Kelemahan dari webbing jahitan pipih / datar ini adalah rentan terhadap abrasi karena sifatnya yang lebih kaku dibandingkan dengan anyaman tbaung ( tubular ).

WEBBING JAHITAN TABUNG

 

Webbing tipe ini adalah webbing yang dianyam dengan bentuk menyerupai tabung, sehingga webbing dengan anyaman tipe ini berbentuk seperti selongsong yang terbuat dan serat. Webbing ini dapat digunakan untuk melindungi permukaan sebuah tali, kawat maupun benda yang dapat masuk pada selongsong webbing ini. Webbing tipe tabung ( tubular ) ini juga rentan terhadap abrasi, tetapi lebih memiliki kelenturan karena teknik jahitannya yang tidak setebal webbing dengan anyaman datar.

Sumber artikel :