PETUNJUK PENGGUNAAN CONNECTING LINK - www.asmarines.com

PETUNJUK PENGGUNAAN CONNECTING LINK - www.asmarines.com

Connecting link adalah alat yang berfungsi untuk menyambung atau menghubungkan mata rantai ke alat lain seperti shackle, masterlink dan juga hook.

Sebelum anda menggunakan connecting link untuk diaplikasikan di lapangan bersamaan dengan chain sling, terlebih dahulu anda harus mengerti tentang petunjuk penggunaan connecting link yang sesuai dengan standard internasional, sehingga anda dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja yang dapat merugikan orang banyak. Berikut adalah petunjuk penggunaan connecting link yang sesuai dengan prosedur :
  • Connecting link dan rantai yang akan dihubungkan harus memiliki ukuran yang sama, tidak boleh lebih ataupun kurang.
  • Jangan menjadikan connecting link sebagai pengganti masterlink
  • Jangan menyambung 2 rantai dengan 1 connecting link dan mengaitkan connecting link tersebut pada alat Rigging ( Contoh : Hook, Shackle, Master link, dll )
  • Jangan mengaitkan hook pada connecting link sehingga membentuk posisi choker.
Connecting link yang kuat adalah connecting link yang terbuat dari material alloy steel, yang artinya connecting link tersebut dapat digunakan untuk mengangkat beban yang berat sekalipun.
Sebelum menggunakan connecting link untuk mengangkat beban, ada baiknya anda harus melihat tabel spesifikasi working load dari connecting link, master link, rantai dan juga alat rigging lain yang menjadi satu rangkaian agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang tentunya tidak anda inginkan.

Sumber artikel :

PETUNJUK PEMASANGAN CONNECTING LINK - www,asmarines.com

PETUNJUK PEMASANGAN CONNECTING LINK - www.asmarines.com

Sebelum anda menggunakan connecting link untuk aplikasi di Lapangan, ada baiknya anda mengerti bagaimana cara pemasangan connecting link secara benar, sehingga nantinya connecting link dapat terpasang dengan benar dan dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja.

Berikut ada petunjuk pemasangan dari connecting link :


  • Jika connecting sudah dibongkar seperti gambar diatas, masukkan salah satu bagian connecting link kedalam lubang rantai sehingga dapat terkait.
  • Gabungkan connecting link bagian atas dengan bagian bawah atau jika anda memasangnya secara vertical maka dapat anda katakan bagian kanan dan bagian kiri. Sambungkan kedua bagian connecting link tersebut hinggu bertemu lubang sambungnya.











  • Pasang penghubungnya pada bagian tengah connecting link yang sudah tersambung tadi dan pasangkan hinggu lubang sambungnya bertemu / sejajar.
  • Pasangkan pengunci connecting link pada lubang yang sudah bertemu / sejajar tadi dengan menggunkan alat bantu seperti palu atau alat bantu lain yang aman.











Sumber artikel :

JARUM KERAS - www.asmarines.com

JARUM KERAS - www.asmarines.com

Jarum keras adalah istilah lain dari Turnbuckle ataupun spanskrup. Fungsi dari jarum keras itu sendiri adalah untuk mengatur ketegangan sling, baik itu sling wire rope, sling rantai ataupun sling tali dan sling sintetis.

Jarum keras dibagi menjadi 5 tipe yaitu diantaranya :
  1. Jarum keras tipe Hook & Hook
  2. Jarum keras tipe Hook & Eye
  3. Jarum keras tipe Eye & Eye
  4. Jarum keras tipe Eye & Jaw
  5. Jarum keras tipe Jaw & Jaw
Untuk gambarnya sendiri adalah sebagai berikut :














Sumber artikel :
Untuk artikel lebih lengkap silahkan kunjungi website kami di www.asmarines.com