JENIS RANTAI BESI - www.asmarines.com

JENIS RANTAI BESI

Jenis rantai yang kedua adalah rantai besi. Rantai besi ini bersifat keras, tetapi jika dibandingkan dengan rantai baja, tentunya tingkat kekerasannyapun berbeda karena memang sifat dari logam besi itu sendiri.

Sedangkan pengertian dari rantai besi ini sendiri sama dengan rantai baja, bedanya hanya pada materialnya yang terbuat dari logam besi.

Dan kegunaan dari jenis rantai besi ini adalah untuk mengangkat beban yang tidak terlalu berat, menarik benda yang tidak terlalu berat, mengikat barang dan ada sebagian orang yang menggunakan rantai besi untuk dekorasi ruangan di rumahnya, pagarnya dan juga dekorasi di perkantoran dan mall-mall.

Note* : Rantai besi sangat tidak disarankan untuk pengangkatan dengan beban yang sangat berat

Jenis rantai besi ini dapat dibedakan menjadi 3 tipe yaitu diantaranya :

  • Rantai Galvanis
Rantai Galvanis adalah rantai besi, yang diluarnya dilapisi dengan lapisan galvanis ( seng ) agar terhindar dari proses pengaratan / korosi. Rantai jenis ini khusus diaplikasikan untuk mengangkat beban yang tidak terlalu berat. Dan biasanya rantai galvanis ini digunakan pada aplikasi offshore yang membutuhkan rantai yang memiliki ketahanan terhadap karat. Rantai Galvanis yang kami juga memiliki nilai breaking load yang cukup besar, tetapi kami sarankan untuk tidak menggunakan rantai galvanis ini untuk digunakan pada beban yang mendekati kapasitas dari Rantai itu sendiri. Setiap orang yang menggunakan rantai untuk aplikasi angkat, sudah seharusnya tidak menggunakan rantai untuk mengangkat beban yang beratnya setara dengan nilai breaking load maksimal dari rantai tersebut.
Jika anda membutuhkan rantai Galvanis untuk aplikasi yang ingin anda terapkan dilapangan, silahkan kunjungi website kami :


  • Rantai Stainless Steel
Rantai Stainless Steel adalah rantai yang dilapisi dengan finishing stainless steel. Lapisan stainless steel ini lebih mengkilap atau berkilau, berbeda dengan finishing Galvanis. Rantai jenis ini mengandung kandungan stainless steel dengan nilai SUS 304 dan 316. Rantai ini banyakan digunakan untuk aplikasi Dapra, Lashing, Pemberat Trawl, Pagar, Dekorasi Ruangan dan masih banyak lagi.
Jenis rantai stainless ini memiliki karakteristik lemah, sehingga tidak disarankan untuk digunakan sebagai alat angkat. Rantai jenis ini biasa hanya digunakan sebagai penghias, pengikat dan pemberat saja.
Jika anda membutuhkan rantai Stainless Steel untuk dekorasi rumah atau kantor anda dan juga untuk aplikasi lainnya yang cocok dengan rantai ini, silahkan kunjungi website kami :
 
  • Rantai Besi Standard 
Jenis Rantai Besi yang terakhir adalah rantai besi standard. Rantai Besi tipe ini tidka dilapisi dengan lapisan apapun, sehingga tidka cocok digunakan pada tempat yang memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga rawan korosi, seperti pinggir pantai dan juga dilautan lepas. Kegunaan dari Rantai Besi Standard ini hampir sama dengan rantai dengan finishing galvanis, yaitu untuk mengangkat beban dan juga menarik beban. Bedanya, rantai ini hanya bisa diaplikasikan pada daerah yang tidak rawan terhadap korosi ataupun pengaratan.
 Jika anda membutuhkan rantai besi standard untuk aplikasi yang ingin anda terapkan dilapangan, silahkan kunjungi website kami :

Sumber Artikel :




SEJARAH RANTAI - www.asmarines.com

SEJARAH RANTAI

Rantai adalah serangkaian link atau cincin yang saling terhubung atau terpasang satu dengan yang lainnya, sehingga terbentuk hingga memanjang. Rantai Biasanya dibuat dari Logam maupun plastik, tergantung dari kegunaan dan juga keperluan dari pemakainya sendiri.

Rantai digunakan untuk memindahkan beban atau sebagai pengganti tenaga tambahan dan juga dapat digunakan untuk mengikat benda agar tidak terjatuh. Banyaknya perbedaan dalam penggunaan rantai dikarenakan berbedanya tipe-tipe dan jenis dan rantai itu sendiri.

Jauh sebelum beraneka-ragamnya fungsi dan kegunaan dari rantai seperti yang sudah kami sebutkan diatas. Rantai itu sendiri pertama kali digunakan untuk menarik ember, untuk mengambil air kedalam sumur. Dan pada abad ke-16, Leonardo Da Vinci membuat sketsa rantai yang bentuknya lebih dan terus disempurnakan dari generasi ke generasi sehingga rantai menjadi bentuk seperti sekarang ini.

Dan pada abad ke-19 pembuatan rantai semakin beragam jenis dan tipenya. Selain itu penggunaan rantai pun semakin beragam dan dapat digunakan pada bermacam-macam aplikasi diantaranya aplikasi angkat, tarik, ikat dan juga pada kendaraan dan mesin-mesin untuk meningkatkan laju putar.

PERBEDAAN RANTAI DENGAN TALI

Penggunaan rantai pada jaman sekarang dan jaman dulu sering dikaitkan juga kesamaannya dengan penggunaan tali. Tetapi manusia lebih dahulu menggunakan tali daripada menggunakan rantai, karena memang belum berkembangnya teknologi pada jaman dahulu. Kenapa manusia jaman dahulu beralih menggunakan rantai daripada menggunakan tali yang terbuat dari serat tumbuhan?? Tentulah ada beberapa alasan dari pertanyaan diatas.

Dengan berubahnya kebutuhan akan rantai, tentunya sebuah rantai memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh tali. Dan kelebihan inilah yang membuat orang jaman dahulu lebih memilih rantai daripada tali untuk melakukan kegiatan tertentu.
Kelebihan-kelebihan tersebut dapat anda baca pada artikel kami berikutnya :

http://wire-rope-sling.blogspot.co.id/2017/04/kelebihan-dan-kekurangan-rantai.html

Atau jika anda ingin mengetahui seputar rantai lebih banyak lagi, silahkan kunjungi website kami di :

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN RANTAI - www.asmarines.com

KELEBIHAN RANTAI DIBANDINGKAN DENGAN TALI

Pada zaman dahulu, manusia menggunakan tali untuk mengangkat dan menarik barang. Dan tali tersebut mereka buat dari serat tumbuh-tumbuhan yang kuat dan dipintal menjadi seutas tali. Tetapi seiring semakin beragamnya kebutuhan manusia pada zaman itu, manusia mulai menciptakan rantai yang memiliki karakteristik lebih kuat dibandingkan dengan tali.

Manusia beralih menggunakan rantai daripada tali tentunya ada sebuah alasan, dan alasan tersebut merupakan suatu kelebihan yang dimiliki rantai saja dan tidak dimiliki oleh tali. Keunggulan tersebut dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu dari Segi :

  • Material
Material rantai dibuat dari logam, sedangkan tali dibuat dari serat tumbuhan, hal ini tentunya menjadikan rantai lebih memiliki keunggulan yaitu diantaranya :

  1. Daya angkat yang lebih besar
  2. Daya tarik yang lebih besar
  3. Daya gesek yang lebih besar
  4. Daya tahan yang lebih lama


  • Fungsi
Karena rantai memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan tali, tentunya hal ini menjadikan fungsi rantai itu sendiri lebih beragam dalam aplikasinya yaitu contohnya :

  • Menarik Mobil
  • Menarik Kapal
  • Mengikat Jangkar
  • Mengikat Kargo besar
  • Mengangkat barang berat
  • Dapat digunakan bersamaan dengan alat angkat lainnya seperti Lever Block, Chain Block, Chain Hoist.
  • Mengikat Hewan buas dan atau hewan besar
  • Mengikat ban kendaraan untuk keamanan

KEKURANGAN RANTAI DIBANDINGKAN DENGAN TALI

Walaupun rantai memiliki kekuatan dan material yang kuat dan kokoh, tetapi tetap tidak menutup kemungkinan bahwa semua yang memiliki kelebihan pasti juga memiliki kekurangan. Kekurangan dari rantai ini sendiri yaitu diantaranya :

  1. Jika rantai terlalu panjang, maka untuk memendekkannya membutuhkan alat pemotong tambahan.
  2. Rantai tidak tahan terhadap karat jika tidak dilapisi lapisan tertentu
  3. Rantai kurang flexible untuk dibawa kemana-mana karena rantai bobotnya berat.
  4. Rantai dapat merusak permukaan benda yang diikatnya jika tidka dilapisi pelindung sebelumnya.
Jika anda membutuhkan rantai, silahkan kunjungi website kami di www.asmarines.com. Anda dapat melakukan pemesanan dan bertanya mengenai harga rantai yang kami jual.

Dan jika anda ingin membaca artikel terkait mengenai rantai, silahkan kunjungi artikel website kami di :